Creative Commons Indonesia 2016

Dari Wikimedia Indonesia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Proyek  Anggaran  Laporan  Dokumentasi Kegiatan  Laporan Penggunaan Dana

Ccid logo.png

Proyek Creative Commons Indonesia 2016 (CCID 2016) adalah upaya penerapan dan sosialisasi lisensi-lisensi Creative Commons (CC) di Indonesia, dengan fokus kepada karya digital. Proyek ini telah dimulai sejak Oktober 2011 dengan dukungan Wikimedia Indonesia (WMID) dan Ford Foundation.

Pada periode hibah sebelumnya, CCID telah berhasil memprakarsai penerjemahan dan adaptasi lisensi CC 3.0 ke dalam yurisdiksi Indonesia dan meluncurkannya pada tanggal 10-11 November 2012, dilanjutkan dengan penerjemahan lisensi CC 4.0 ke dalam Bahasa Indonesia dan peluncurannya pada tanggal 14 Agustus 2015.

Kami memandang perlu untuk melanjutkan proses sosialisasi penggunaan lisensi CC di Indonesia, untuk membantu pencipta dalam mempertahankan hak ciptanya sambil sekaligus mengizinkan orang lain untuk menyalin, menyebarluaskan, dan menggunakan karya cipta sesuai dengan syarat yang diinginkan oleh pencipta tersebut.

Proyek ini diproyeksikan berjalan selama satu tahun kalender, dimulai pada April 2016 dan selesai pada April 2017.

Didukung oleh

Tujuan

Penerapan lisensi CC di Indonesia pada dasarnya tidak mengubah peraturan perundang-undangan di bidang HKI. Dalam pasal 80 UU 28/2014, terdapat ketentuan yang memperbolehkan pemberian lisensi hak cipta dan lisensi CC adalah salah satu model lisensi yang dimaksud dalam ketentuan tersebut. Keluwesan pemilihan jenis hak cipta serta kemudahan pemahaman apa yang dapat dilakukan terhadap suatu ciptaan merupakan dua hal utama yang membuat lisensi CC tepat untuk diterapkan di Indonesia. Pencipta dan pengguna ciptaan akan mendapat manfaat yang besar dengan penerapan lisensi CC di Indonesia.

Untuk memberlakukan efek hukum lisensi CC di Indonesia berdasarkan UU 28/2014, Pasal 83 UU 28/2014 menentukan keharusan mencatatkan perjanjian lisensi oleh Menteri Hukum dan HAM dalam daftar umum perjanjian Lisensi Hak Cipta. Oleh karena itu, proyek CCID 2016 juga ditujukan untuk melaksanakan proses pendaftaran tersebut dan menyebarluaskannya kepada masyarakat. Proyek CCID 2016 juga bertujuan untuk menjaring para pencipta yang berdomisili di Jabodetabek untuk lebih banyak menggunakan lisensi CC untuk ciptaan-ciptaan mereka, dan pada akhirnya mengunggah ciptaan-ciptaan tersebut ke Wikimedia Commons.

CCID membuka peluang kepada para pencipta untuk memilih lisensi yang sesuai dengan keinginan mereka; suatu hal yang tidak dimungkinkan dengan hak cipta tradisional yang terlalu kaku atau gerakan perangkat lunak bebas yang terlalu bebas. CCID juga memungkinkan pencantuman lisensi secara jelas dan sederhana sehingga maksud pencipta dapat tersampaikan kepada pengguna. Dengan kemudahan ini, semakin banyak pencipta yang akan mencantumkan lisensi karyanya secara eksplisit dan semakin banyak pengguna yang dapat memanfaatkan karya tersebut sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan pencipta. Pada akhirnya, kesadaran umum tentang hak cipta akan terbentuk melalui praktik nyata ini.

Hasil yang Diharapkan

Berdasarkan penjabaran tujuan proyek di atas, hasil akhir yang diharapkan dari proyek ini adalah:

  1. terdaftarnya terjemahan paket lisensi CC 4.0 di Kementerian Hukum dan HAM,
  2. peningkatan angka penggunaan lisensi CC terhadap ciptaan berhak cipta di Indonesia, khususnya daerah Jabodetabek, hingga 10.000 ciptaan,
  3. peningkatan angka penggunaan lisensi CC terhadap ciptaan berhak cipta di Wikimedia Commons dari pencipta yang berasal dari Indonesia,
  4. tumbuhnya kesadaran masyarakat, terutama kalangan pengguna internet, terhadap hak cipta pada umumnya dan lisensi CC pada khususnya.

Panitia

Alifia Qonita Sudharto

Alifia Qonita Sudharto adalah Ketua Proyek CCID 2016. Sebelumnya, pada tahun 2011-2012, Nita bekerja penuh waktu sebagai admin proyek Karya Cipta Bersama Indonesia. Di samping pekerjaan penuh waktu di perusahaan bidang ketenagalistrikan, Nita aktif menjadi pekerja lepas untuk proyek ini, antara lain sebagai penerjemah Konten Terbuka - Pedoman Praktis Penggunaan Lisensi Creative Commons.

Hilman Fathoni

Hilman Fathoni adalah lulusan Fakultas Hukum UGM yang berkutat dalam bidang hak cipta dan Creative Commons dalam penelitian akhirnya. Hilman juga merupakan pendiri EAR ALERT RECORDS Netlabel, organisasi yang bergerak dalam bidang penyebaran musik yang menerapkan lisensi CC. Hilman berperan sebagai Konsultan Lisensi untuk Proyek Creative Commons 2016.