Digitalisasi Konten 2017/Laporan/Triwulan II

Dari Wikimedia Indonesia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian


Setelah seluruh sumber daya teknis dikirim ke Yoyakarta, pada bulan Juli 2017, beberapa aktivitas penting yang didokumentasikan adalah sebagai berikut:

Pada 7 Juli 2017, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Yayasan Sastra Lestari ("Yayasan") dilakukan di Jakarta. Biyanto mewakili Wikimedia Indonesia menandatangani perjanjian tersebut bersama-sama dengan Helena B. Sulaiman, mewakili Yayasan Sastra Lestari. Perjanjian tersebut mengawali aktivitas digitalisasi Majalah Kajawen di Surakarta. Benny Lin, seorang Wikipediawan senior dari Surakarta, dikontrak selama tiga bulan untuk mendigitalisasikan satu per empat dari seluruh koleksi Majalah Kajawen di Yayasan tersebut.

Secara resmi, Benny Lin memulai digitalisasi pada tanggal 11 Juli 2017, setelah mengambil mesin pemindai buku dari Yogyakarta dan meletakkannya di Yayasan Sastra Lestari. Dalam rentang 11–14 Juli, Benny selesai memindai Majalah Kejawen 1927 sebanyak 276 halaman (12 edisi) dan Majalah Kajawen 1928 sebanyak 1410 halaman (56 edisi). Dalam rentang 18–19 Juli, ia selesai memindai Majalah Kajawen 1929 sebanyak 1058 halaman (45 edisi + 1 edisi khusus).


Juli 07 2017 DIG17 Penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Yayasan Sastra Lestari.jpg Juli 11 2017 DIG17 Aktivitas digitalisasi di Yayasan Sastra Lestari dimulai.jpg
Penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Yayasan Sastra Lestari Aktivitas digitalisasi di Yayasan Sastra Lestari dimulai


Pada bulan Agustus, Benny mulai mengedit dan mengelola gambar pindaian tersebut untuk kemudian diberikan kepada Yayasan untuk dilihat dan dikaji apakah sudah memadai atau kualitasnya perlu ditingkatkan kembali. Yayasan meminta hasil pindaian berupa lembaran-lembaran tunggal berupa gambar JPG yang ukurannya 1–2 MB, sehingga tidak memberatkan ruang penyimpanan mereka. Dari hasil sementara, Yayasan sudah menyetujui hasil gambar abu-abu (grayscale) yang pinggirannya telah dipotong dan dirapikan oleh program Scan Tailor.

Hasil pindaian yang telah selesai diolah dan dikelola, lengkap dengan metadata sederhana, diunggah ke Google Drive Wikimedia Indonesia sebagai repositori awal. Hasil pindaian tersebut masih dapat diolah kembali apabila diperlukan. Apabila telah mendapat persetujuan keduabelah pihak, maka hasil tersebut akan diubah menjadi satu berkas PDF per edisi dan diunggah ke Wikimedia Commons dengan memasukkan metadata dan informasi sumber yang sesuai dengan kesepakatan awal.

Seluruh gambar tersebut memakan ruang penyimpanan hingga 20 GB. Diperkirakan jumlah halaman tersebut akan semakin meningkat ke depannya, sehingga diputuskan untuk membeli sebuah penyimpanan eksternal cadangan untuk menyimpan seluruh hasil digitalisasi, baik gambar yang belum diproses maupun gambar yang telah diproses.

Masalah yang timbul ketika memindai Majalah Kejawen juga dilaporkan oleh Benny Lin, sehingga dapat ditanggapi dan dicari jalan keluar.

  • Dengan kondisi yang rapuh dan sudah tua, beberapa edisi Majalah Kajawen dibundel menjadi satu sehingga menjadi tebal. Hal tersebut memerlukan penanganan khusus dan harus menyesuaikan posisi majalah di atas dudukan V mesin agar lembar majalah tidak rusak atau robek.
  • Sewaktu-waktu, perangkat pemindai, kamera, mengalami galat saat dipakai untuk memindai. Walaupun hal tersebut akan kembali normal ketika dihidupkan ulang, namun untuk memindai ribuan halaman hal tersebut patut untuk diperbaiki dan disempurnakan sehingga di masa depan perangkat dapat berjalan normal dan tanpa masalah.

Hingga 12 September, Digitalisasi Konten telah memindai lebih dari 720 lembar surat dan 160 edisi Majalah Kajawen (atau sekitar 3.520 lembar majalah). Hasil tersebut akan dilaporkan kepada masing-masing institusi, dan selanjutnya akan diunggah secara bertahap ke Wikimedia Commons.