Digitalisasi Konten 2018/Laporan/Dwiwulan I

Dari Wikimedia Indonesia
Jump to navigation Jump to search


Proyek Digitalisasi Konten 2018 ini akan berjalan selama empat bulan. Laporan I ini adalah laporan tengah proyek periode 13 Maret – 30 April 2018.

Proyek Digitalisasi konten 2018 diawali dengan memindai majalah Kawajen koleksi YASTRI, Surakarta, Jawa Tengah. Pada periode 14 – 22 Maret telah di pindai 17 edisi majalah Kajawen tahun 1937 dan 14 edisi majalah Kajawen tahun 1938. Dilanjutkan pada periode 17 April hingga 27 April 2018, telah dipindai 38 edisi majalah Kawajen tahun 1938 dan 13 edisi majalah Kawajen tahun 1939. Pemindaian dilakukan oleh Rima Al Hakim. Hasil pindaian diolah menggunakan perangkat lunak ScanTailor, IrfanView, dan Total Commander dan akan di unggah ke Wikimedia Commons.

Pada tanggal 22 Maret 2018 dirintislah kerjasama Digitalisasi Konten 2018 antara Wikimedia Indonesia dan Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) Padang panjang, Sumatera Barat. Pihak Wikimedia Indonesia di hadiri oleh Rachmat Wahidi, Hardiansyah, Faishal Wafiq Zakiy serta tamu undangan dari Universitas Andalas yakni Bapak Pramono. Dalam pertemuan tersebut akan segera ditindaklanjuti kerjasama digitalisasi beberapa majalah kuno terbitan dibawah tahun 1945 yang ada di koleksi perpustakaan PDIKM, serta kerja sama dengan Universitas Andalas dalam melengkapi koleksi PDIKM.

Pembicaraan lanjutan tentang kerjasama Digitalisasi Majalah dan Buku terbitan dibawah tahun 1945 di Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau di Padang Panjang, Sumatera Barat, berlanjut dengan membahas rancangan perjanjian kerjasama. Pembicaraan ini diadakan pada Kamis, 19 April 2018. Disaat yang sama juga diadakan Wikilatih di PDIKM Padang Panjang. Secara umum, pihak Dinas Pariwisata Kota Padang Panjang menyetujui kerjasama tersebut, segera akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU antara Wikimedia Indonesia dengan Dinas Pariwisata Kota Padang Panjang yang akan dijadwalkan pada awal Juli 2018.


Kunjungan wikimedia ke PDIKM.jpeg April 10 2018 DIG18 Pertemuan dengan Museum Geologi Bandung.jpg Kunjungan kedua ke Museum TDKG.jpg
Pertemuan perdana dengan PDIKM di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat Pendataan koleksi terbitan Museum Geologi Bandung Kunjungan ke Museum TDKG


Dari Museum Geologi Bandung, Pada tanggal 3 April 2018, diadakan rapat koordinasi pendataan materi digitalisasi konten dengan Museum Geologi Bandung. Dihadiri oleh Ilham Nurwansah dari WMID dan Oman Abdurrahman (Kepala Museum Geologi Bandung). Pertemuan ini membahas materi yang akan dikerjakan dalam proyek. Beberapa terbitan Museum Geologi yang akan dimasukkan ke dalam materi digitalisasi antara lain seri Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral, seri majalah Geomagz, seri majalah Geologi, seri Indonesian Journal on Geoscience (IJOG), seri Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi (JLBG), dan seri Buletin Geologi Tata Lingkungan. Judul tersebut baru ajuan dari pihak Museum Geologi. Beberapa koleksi lainnya dibahas untuk didigitalisasi pada pertemuan kedua pada tanggal 10 April 2018 yang dihadiri oleh Ilham Nurwansah, Oman Abdurrahman (Kepala Museum Geologi Bandung), Atep Kurnia (Redaksi Geomagz) dan Hady Prasetya.

Rima Al Hazmi melakukan kunjungan ke Museum TDKG menemui Ibu Mulyani untuk membahas rancangan kerjasama digitalisasi baru antara Wikimedia Indonesia dan Museum TDKG terhadap koleksi-koleksi museum. Beberapa hal yang dibahas berkaitan dengan hal yang tertera di dalam proposal kerja sama seperti waktu pelaksanaan kerja sama, biaya pemeliharaan koleksi yang akan didigitalisasi, serta bentuk dari hasil digitalisasi dan penyebarluasaannya. Pihak museum juga mengusulkan mengenai inisiatif dari Wikimedia Indonesia untuk membantu merawat koleksi museum yang sudah rentan secara fisik. Pada tanggal 30 April, pertemuan berlanjut dengan dihadiri oleh Rachmat Wahidi, Hardiansyah, dan Rima Al Hazmi dari WMID dan Ki Bambang dan Ibu Mulyani dari Museum Tamansiswa Dewantara Kirti Griya (TDKG), Yogyakarta. Hal yang dibahas mencakup waktu pelaksanaan kerja sama, bentuk dari hasil digitalisasi dan penyebarluasaannya, serta terkait usulan museum mengenai perawatan lanjutan yang dapat dilakukan terhadap koleksi yang akan didigitalisasi. Beberapa hal baru mengenai manfaat dari kerja sama digitalisasi sebelumnya juga dibahas. Museum TDKG juga berterima kasih telah dapat menerima bantuan digitalisasi dari Wikimedia Indonesia dan terbuka untuk kerja sama yang baru.