GLAM 2018/Laporan/Semester II

Dari Wikimedia Indonesia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
GLAM 2018 · Anggaran · Laporan (I · II· Dokumentasi Aktivitas · Laporan Penggunaan Dana

Halaman ini menyajikan laporan pilihan, laporan naratif, dan pembelajaran yang diperoleh selama subproyek GLAM 2018 berlangsung dalam periode 1 Januari–30 Juni 2018.

Laporan naratif

GLAM 2018 adalah subproyek dari Wikimedia Indonesia APG 2018 yang berfokus pada pendigitalisasian naskah, majalah, buku, dan materi cetak lainnya yang dianggap telah menjadi domain publik, di mana setiap orang di dunia memiliki hak yang sama untuk mengakses koleksi-koleksi tersebut. Pada tahun ini, GLAM 2018 bekerja sama dengan beberapa instansi lokal arsip lokal dan pemerintahan untuk membantu mendigitalisasikan dan mengarsipkan koleksi-koleksi mereka. Ada tiga belas instansi yang sudah dan sedang diupayakan untuk dijalin kerja sama. Instansi-instansi tersebut adalahː

No Instansi Lokasi Kerjasama
1 Museum Tamansiswa Dewantara Kirti Griya Yogyakarta, DI Yogyakarta Telah dan sedang berlangsung
2 Yayasan Sastra Lestari Surakarta, Jawa Tengah Telah dan sedang berlangsung
3 Museum Daerah Dr. (H.C.) Oemboe Hina Kapita Sumba, Nusa Tenggara Timur Telah berlansung
4 Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau Padang Panjang, Sumatra Barat Telah dan sedang berlangsung
5 Koleksi Pribadi A. Damhoeri Payakumbuh, Sumatera Barat Telah berlangsung
6 Kutub Chanah Maninjau, Sumatera Barat Telah berlangsung
7 Perpustakaan Ajip Rosidi Bandung, Jawa Barat Telah dan sedang berlangsung
8 Perpustakaan Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan, Sumatra Utara Telah dan sedang berlangsung
9 Museum Uang Sumatera Medan, Sumatra Utara Telah dan sedang berlangsung
10 Badan Geologi Bandung, Jawa barat Sedang dalam tahap pengusulan kerja sama
11 Perpustakaan Medayu Agung Surabaya, Jawa Timur Sedang dalam tahap pengusulan kerja sama
12 DISPENAU Yogyakarta, DI Yogyakarta Sedang dalam tahap pengusulan kerja sama
13 Perpustakaan dan Kearsipan Kota Semarang Semarang, Jawa Tengah Sedang dalam tahap pengusulan kerja sama

Catatanː Instansi (1) dan (2) telah bekerja sama dengan Wikimedia Indonesia sejak 2017, sedangkan (3) hingga (8) merupakan instansi yang Wikimedia Indonesia pertama kali bekerja sama dengannya.

Museum Tamansiswa Dewantara Kirti Griya

Pada semester II tahun ini, kerja sama dengan Museum Tamansiswa Dewantara Kirti Griya ("Museum") adalah tetap melanjutkan digitalisasi diawali dengan penambahan sukarelawan serta perbaikan teknis alat pemindaian untuk hasil digitalisasi yang maksimal. Dalam rentang Januari hingga Februari sebanyak 98 nomor katalog berhasil diunggah dari nomor 01.366 hingga 01.460. Unggahan tersebut sudah dilengkapi dengan metadata ringkas yang mendeskripsikan ukuran berkas, bahasa, tanggal dan pembuat dokumen. Beberapa nomor lain yang sudah didigitalisasi diantaranya adalahː

  • Arsip, 240 halaman, 206 lembar
  • Gagasan Kaum Hindia, 34 halaman (+1 duplikat 01.35-36), 34 lembar
  • Levensschetsen, 23 halaman, 13 lembar
  • Noto Soeroto Melati Knoppen, 71 halaman; 37 lembar
  • Java Gedichten, 34 halaman, 19 lembar
  • Pantjasila, 7 halaman, 4 lembar
  • Pengaruh Keluarga terhadap Moral, 22 halaman, 12 lembar
  • Kitab Sariswara, 105 halaman, 3 lembar
  • Kitab Soeloeh Pendidikan, 78 halaman, 40 lembar
  • Majalah Poesara, 95 halaman, 47 lembar

Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau

Pada semester ini ditandatanganilah Nota Kesepahaman antara WMID dengan PDIKM dengan jangka waktu yang lebih panjang yakni 3 tahun. Pada Perjanjian Kerja Sama pun juga dilakukan perubahan teknis kerja di lapangan bagi relawan dalam digitalisasi, yakni melakukan pemindaian dalam 5 hari penuh dari pagi hingga sore. Pelaksanaannya pemindaian dilakukan pada tanggal 18–22 Maret 2019. Adapun hasil dari digitalisasi kali ini adalah terpindai lebih kurang 10.000 gambar mentah yang nantinya akan diolah untuk menjadi dokumen dengan format PDF. Kemajuan yang terlihat dari aktivitas ini adalah bahwa 95 majalah yang ada di PDIKM sudah terdigitalisasikan sehingga untuk kedepan fokus digitalisasi adalah pada kategori buku dan foto. Diharapkan metode pemindaian maraton ini bisa diterapkan lagi di masa depan di PDIKM.

Koleksi A. Damhoeri

Koleksi A. Damhoeri sudah selesai didigitalisasi dalam dua kali kunjungan oleh Tim GLAM di Sumatra Barat. Untuk saat ini penyelesaian mengubah format gambar menjadi PDF sedang dilakukan, diharapkan sebelum akhir tahun 2019 sudah selesai diunggah di Wikimedia Commons. Hingga Saat ini sudah ada ̈83 berkas hasil karya beliau diunggah.

Kutub Chanah

Digitalisasi Kutub Chanah di Maninjau, Sumatra Barat telah dilakukan pada Semester I selama 4 hari dan telah menghasilkan 1.600 gambar. Hinga saat ini belum dilakukan pengalihan fformat gambar menjadi PDF dan juga belum didapatkannya OTRS dari pihak keluarga HAKA. Hal ini masih menjadi tugas lanjutan dan diperlukan sekali kunjungan lagi untuk OTRS dan bantuan perawatan naskah.

Perpustakaan Ajip Rosidi

Semester II ini WMID bekerjasama dengan Perpustakaan Ajip Rodisi dalam mendigitalkan koleksinya. Penandatanganan Kerja Sama dilakukan pada 15 Juni 2019 diwakili oleh Biyanto Rebin (dari Wikimedia Indonesia) dan Dr. Ruhaliah, M.Hum. (dari Perpustakaan Ajip Rosidi). Meskipun penandatanganan dilakukan pada bulan Juni, namun pengerjaan digitalisasi sudah dilakukan pertama kali pada tanggal 30 Desember 2018. Adapun koleksi yang sudah didigitalisasi diantaranya adalah manuskrip, Ensiklopedi Nelson jilid XXI terbitan tahun 1910, buku bacaan berbahasa Sunda, kamus Belanda-Sunda Sunda-Belanda karya Lezer yang terbit pada tahun 1931, buku Ngaraksa Pusaka Ajisaka yang sepenuhnya ditulis dalam aksara Jawa dan Bahasa Sunda dan buku Ontjen-ontjen Anjar, surat kabar Koran Sunda, buku Serat Padalangan dan sebagainya.

Perpustakaan Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Penjajakan kerja sama dengan PPKS yang sudah dilakukan pada bulan Maret ditindaklanjuti dalam sebuah penandatanganan kerja sama pada 11 Juni 2019. Kerjasama ini mendigitalisasikan sejumlah besar laporan penelitian kelapa sawit yang tersimpan di perpustakaan PPKS. PPKS sebagai salah satu instansi tertua di Indonesia memiliki koleksi arsip penelitian perkebunan sejak 1920-an, khususnya mengenai kelapa sawit. Arsip ini sering dirujuk oleh sejarawan Indonesia yang meneliti bagaimana asal usul perkebunan kelapa sawit, karet, dan kopi muncul di Sumatra Utara.Wikimedia Indonesia berinisiatif menerbitkan koleksi Mededelingen van het Algemeen Proefstation der A.V.R.O.S. Algemeene Series yang berisi laporan berkala penelitian kelapa sawit yang diterbitkan oleh AVROS (sekarang PPKS) ke Wikimedia Commons. Saat ini baru terdapat 9 berkas yang diunggah, Pihak Perpustakaan akan mengirimkan berkas secara bertahap untuk diunggah karena adanya kendala teknis pada alat digitalisasi mereka.

Museum Uang Sumatera

Kerjasama dengan Museum Uang Sumatera di Medan, Sumatra Utara sudah ditanda tangani oleh kedua belah pihak, baik Wikimedia Indonesia maupun dari Museum Uang Sumatera. Untuk pengerjaan digittalisasi disepakati akan dimulai pada bulan Agustus 2019.

Pembelajaran

Selama subproyek GLAM 2018 berlangsung hingga 30 Juni 2019, ada beberapa catatan yang menjadi pelajaran bagi tim GLAM yaituː

  • Pendekatan kerjasama yang saling menguntungan antara kedua belah pihak akan sangat membantu untuk kelancaran dari setiap proyek GLAM yang dilakukan dibeberapa tempat.
  • Selalu memberikan penjelasan dan pengertian akan manfaat dari digitalisasi kepada pihak instansi GLAM, karena bisa saja pihak instansi ada beberapa pertanyaan yang mengganjala akan guna maafaat proyek GLAM yang sedang berlansung.
  • Tim GLAM sudah selalu dibekal dengan peralatan yang memadai yaitu berupa kotak peralatan yang lengkap.
  • Kegiatan setelah digitalisasi selalu dimonitor agar segera dilengkapi dan diunggah di Wikimedia Commons.
  • Tim GLAM mempersiapkan sebuah laporan kunjungan yang melihat dokumen yang telah dibuka ke publik.