Laporan Konferensi Wikimedia 2018/Kunjungan ke Wikimedia Belanda

Dari Wikimedia Indonesia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
1024px-Wikimedia Conference 2018, Group photo.jpg
Prakonferensi: 18-19 April 2018


Konferensi: 20-22 April 2018





Latar belakang

Pada awal tahun 2018, Wilma Verburg (kontributor Wikisource bahasa Belanda) menghubungi Rachmat bahwa ia sedang mengerjakan transkripsi surat-surat yang telah didigitalisasi oleh Wikipedia di Wikisource bahasa Belanda. Pada saat itu, ia menginformasikan bahwa sebagian dari koleksi digital tersebut akan dibantu uji-baca olehnya.

Beberapa waktu kemudian, pada bulan Februari 2018, ia menghubungi kembali bahwa ia tertarik untuk mempresentasikan proyek ini ke Wikimania 2018, namun Rachmat tidak ikut mendaftar pada Wikimania tersebut. Sebagai gantinya, Rachmat mengatakan bahwa dia akan mengikuti Konferensi Wikimedia 2018 di Berlin pada tanggal 18–20 April 2018. Selagi masih di Eropa, Wilma mengundang Rachmat untuk singgah di Belanda untuk mendiskusikan kemungkinan aktivitas proyek ini ke depan.

23 April 2018

Diskusi internal WMID dan WMNL

Rachmat, Ivonne, dan Rinto tiba di Amsterdam pada siang hari dan kemudian berlanjut ke Utrecht. Sesampai kantor Wikimedia Nederland di Utrecht, Wikimedia Indonesia, Wilma, Dick Bos, dan Michelle Boon memulai diskusi mengenai proyek ini.

Beberapa poin yang dibahas dan akan dilakukan ke depan adalah:

  • Hasil transkripsi di Wikisource bahasa Belanda telah mencapai 75%
  • Cara menandai koleksi yang berbahasa Indonesia
  • Membuat halaman proyek di Meta-Wiki dan membuat terjemahannya ke dalam bahasa lain
  • Revo Arka Giri memiliki koneksi dengan para alumni universitas dan kemungkinan meminta tolong mereka untuk mentranskripsi surat-surat tersebut
  • Revo telah mengerjakan terjemahan ke dalam bahasa Indonesia sejumlah 250 dari ~300 halaman
  • Rachmat menceritakan bahwa dia telah mengadakan pelatihan Wikisource di Indonesia sebanyak dua kali dengan partisipan sebanyak 10 peserta
  • Dalam pelatihan Wikisource perlu ditekankan bahwa Wikisource lebih mudah untuk dilakukan karena hanya menyamakan teks salinan dengan teks aslinya. Hal ini memungkinkan dapat menarik minat pengguna baru ke Wikisource.
  • Muncul sebuah ide untuk mengadakan kompetisi Wikisource di Belanda untuk menarik jumlah editor dan menyelesaikan uji-baca koleksi-koleksi tersebut. Hadiahnya adalah kupon acara tertentu atau kupon Amazon.
  • Masih ada 150 koleksi yang menunggu untuk ditranskripsikan. Pada akhir 2018, ditargetkan 90% dari koleksi selesai ditranskripsikan.

24 April 2018

Presentasi proyek Digitalisasi Konten 2018 bersama pegiat GLAM lain di WMNL

Rachmat mendapat kesempatan dari WMNL untuk mempresentasikan proyek Digitalisasi Konten 2018 dan hasilnya di depan pegiat GLAM di Belanda. Dalam presentasinya, Rachmat menjelaskan beberapa poin, di antaranya:

  • Jumlah halaman yang telah dipindai dan diunggah ke Wikimedia Commons adalah 981 halaman
  • Sebagian dari koleksi tersebut telah ditranskripsikan melalui Wikisource bahasa Belanda
  • Koleksi yang berbahasa Inggris, Belanda, dan Jawa telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia
  • Proyek ini dimulai pada April 2017 dengan pendekatan dengan Museum Dewantara Kirti Griya dan penandatanganan perjanjian direalisasikan pada awal Juni 2018. Pada bulan Juli 2018, proses digitalisasi dimulai dan selesai pada bulan Oktober 2018. Pada bulan November 2018, metadata dibuat dan secara bertahap diunggah ke Wikimedia Commons. Setelah itu, proses transkripsi dan terjemahan dimulai hingga sekarang (Juni 2018).
  • Beberapa hal yang berjalan dengan baik adalah (1) dukungan penuh dari WMID dan Museum, (2) WMID dan WMNL bekerja sama membantu transkripsi koleksi-koleksi tersebut di Wikisource bahasa Belanda dan Indonesia, dan (3) proses penerjemahan berjalan baik dengan bantuan dari Revo.
  • Hal yang membuat sedikit terhambat adalah (1) sebagian besar koleksi itu ditulis tangan dan sulit untuk dibaca dan ditranskripsi dan (2) kesadaran untuk berbagi koleksi digital di platform terbuka di daerah masih kecil sehingga perlu upaya lebih lanjut untuk meyakinkan museum membuka koleksinya ke internet
  • Beberapa pembelajaran yang diambil selama proyek berlangsung adalah (1) beberapa museum lokal di Indonesia memerlukan bantuan dari organisasi luar untuk mendigitalisasikan koleksi mereka, (2) mengundang rekan-rekan yang tertarik dengan museum saat acara pembukaan dan penutupan dapat membuka kesempatan untuk mengajak kerja sama dengan mereka, dan (3) sering menghubungi mereka dan mengabari kegiatan proyek yang sedang berjalan dapat memperkuat hubungan antarinstansi

Untuk detail lebih lanjut, salindia Rachmat dapat diakses di sini.

Halaman tentang proyek ini di situs web WMNL dapat dilihat di sini.