Laporan Konferensi Wikimedia 2015

Dari Wikimedia Indonesia
Jump to navigation Jump to search
Wikimedia Conference logo.svg





Wikimedia Conference 2015 adalah suatu pertemuan tahunan bagi para mitra lokal Wikimedia (chapters), organisasi tematik (thematic organizations), dan kelompok pengguna (user groups), anggota dewan dan staf Wikimedia Foundation, serta komite-komite lainnya. Tujuan konferensi ini adalah untuk membahas masa depan gerakan Wikimedia di seluruh dunia dalam hal kerjasama, struktur, dan pengembangan organisasi.

Konferensi tahun ini dihadiri oleh lebih dari 170 orang dari 53 negara. Acara berlangsung pada tanggal 13-14 Mei 2015 untuk pertemuan pra-konferensi dan tanggal 15-17 Mei 2015 untuk aktivitas inti konferensi. Konferensi diselenggarakan di gedung Verlag Der Tagesspiegel, Askanischer Platz 3, 10963 Berlin, Jerman. Perwakilan dari Wikimedia Indonesia yang hadir adalah Siska Doviana dan Hendra Prastiawan. Kedua Perwakilan ini telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Pengawas melalui Resolusi:Perwakilan Indonesia dalam Pertemuan Asosiasi Wikimedia Dunia 2015.



Tema Utama

Tim program mengidentifikasi dua tema utama untuk konferensi ini: Organisasi dan Struktur, dan Komunitas (Organisations and Structures, and Communities). Berangkat dari kedua tema besar tesebut, temu muka antar perwakilan mitra lokal Wikimedia ini dimaksudkan untuk membahas berbagai pertanyaan yang menggelora, tantangan-tantangan, dan diskusi-diskusi mutakhir yang secara langsung mempengaruhi entitas-entitas dalam gerakan Wikimedia. Konferensi ini telah memutuskan untuk berfokus pada masalah organisasi dan masa depan gerakan secara umum, dan bukan pada rincian-rincian program kerja. Temuan-temuan dari proyek Dialog Mitra Lokal (Chapter's Dialogue) juga disajikan dan berperan sebagai masukan tambahan untuk topik-topik tertentu. Adapun jadwal lengkap konferensi dapat dilihat disini (en).

Beberapa topik dihadiri secara terpisah oleh perwakilan Indonesia tersebut, sebagaimana yang juga dilakukan oleh perwakilan dari negara-negara lainnya, untuk memperoleh sebanyak mungkin masukan dari kegiatan ini. Selain itu, berbagai pembicaraan yang terjadi di sela-sela sesi presentasi, waktu istirahat, serta saat kegiatan sosial juga memberikan banyak informasi dan ide, yang secara selektif disampaikan di dalam laporan ini.


Pra konferensi

Pra Konferensi Wikimedia Conference 2015 adalah sebuah agenda yang di gagas oleh The Learning and Evaluation team dari Wikimedia Foundation yang diselenggarakan selama 2 hari (13 - 14 Mei 2015) bersama acara Wikimedia Conference 2015. Agenda ini dibuat sebagai upaya untuk mengembangkan kapasitas evaluasi dan efektivitas program pemimpin gerakan Wikimedia. Dalam acara pra konferensi ini peserta diberikan lokakarya dan pelatihan dalam hal pemanfaatan alat (tools) serta strategi yang dapat peserta terapkan di dalam masing-masing organisasinya dalam rangka pengembangan gerakan Wikimedia.

Adapun tujuan dari acara Pra Konferensi yaitu:

  1. Mendapatkan pemahaman dasar mengenai evaluasi program.
  2. Meningkatkan kelancaran bahasa yang umum digunakan didalam evalusi program.
  3. Mempelajari keragaman sumber data.
  4. Meningkatkan keterampilan menggunakan alat-alat dan sumber daya didalam perancangan dan evaluasi program.
  5. Mendapatkan waktu untuk berdiskusi dengan pemimpin proyek lainnya.

Pra konferensi - 13 Mei 2015

Agenda


Rabu, 13 Mei 2015
[Sesi Tertutup]

11:30 Introduction and overview
12:00 Eat and Greet (Quick Lunch)
12:30 Hopes and Fears
13:00 Logic Models
14:30 Data, Tracking and Reporting
15:15 Tools cafe
16:30 Moving Forward: review of the day and next steps
17:00 Break
19:00 Dinner


Setelah menyelesaikan sarapan di pagi harinya dan bertemu sesama peserta pra konferensi, pada pukul 11 pagi waktu setempat Hendra menuju Verlag Der Tagesspiegel yang menjadi lokasi acara pra konferensi tersebut. Jarak dari hotel menuju Verlag Der Tagesspiegel dapat ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 15 menit. Dikarenakan cuaca saat itu sejuk dan tidak panas, maka Hendra memutuskan untuk berjalan kaki bersama peserta lainnya menuju lokasi acara. Pra konferensi hari pertama ini sifatnya tertutup yang artinya hanya peserta yang sudah mendaftar ke panitia saja yang bisa mengikuti acara ini dan Hendra merupakan salah satu peserta yang dapat mengikuti pra konferensi hari pertama ini. Pada awal konferensi, para peserta berbagi gol atau tujuan masing-masing dari mereka untuk dibahas pada sesi hari itu. Ini adalah daftarnya:



  • How to structure projects along a spectrum and keep people interested.
  • Bring back hope and learning from this session.
  • Learn to problem solve.
  • Learn to fly higher.
  • Suggestions for how to keep working on current and future projects.
  • Learn how to have more impact and quality (be more daring).
  • How to divide labor for unified evaluation without relying on one person.
  • How to expand education to a whole country.
  • Learn frustrations and difficulties of evaluation.
  • Talk, share and learn together.
  • Learn how not to burn out.
  • How to document for evaluation.


  • New ways of thinking and adapting.
  • Learn tools!.
  • How to improve our work —> success!.
  • More structured programs - Logic Models.
  • How to get things done.
  • New ideas.
  • Understand diversity of our work.
  • Improve evaluation + share.
  • Feel positive about evaluation + next steps.
  • Meet everyone and learn success and challenges and get to know how to support with grants.
  • How to grow education initiatives.
  • Wikimetrics.


Hasil dari Pra Konferensi (13 Mei 2015) - Wikimedia Conference, Berlin - Jerman

Hopes and Fears

Topik pertama yang dibahas pada pra konferensi hari pertama ini yaitu Harapan dan Ketakutan (Hopes and fears). Topik ini dibawakan oleh saah satu perwakilan dari Wikimedia Foundation yaitu Jaime Anstee. Para peserta diminta untuk menuliskan di sebuah kertas kecil tentang Harapan dan Ketakutan yang peserta pikirkan yang kaitannya dengan gerakan Wikimedia yang peserta lakukan di setiap daerahnya masing-masing. Berikut adalah daftar harapan dan ketakutan dari seluruh peserta yang hadir:


Harapan (Hope)

  1. That people will learn a useful tool they can share with their communities.
  2. Improve the process of the chapter through the tools.
  3. Clear route to professionalization.
  4. Find the best practice to identify the problem and find the best solution.
  5. Evaluation provides us with information to improve our activities.
  6. Become wiser and more confident about evaluation and learning topics as to be more able to incite passion in others.
  7. Understand others in doing their projects and programs more and more.
  8. Evaluation seen as a tool to help expand Wikimedia programs.
  9. Be a master in new tools!.
  10. We are doing workshops and online publicity to create awareness so that we can engage more people in our movement.
  11. To learn something I don’t know in Wikimetrics.
  12. Inclusive growths.
  13. WMF Learning and Evaluation takes inputs and makes more tools for data collection and analysis.
  14. How to have structured activities and easy way to follow up.
  15. Leaving with constructive ideas.
  16. Increase the quality and the impact of our activities.
  17. Inclusive.
  18. To learn wikimetrics.
  19. The Grants & Evaluation team will bridge information gap.
  20. Small achievements will lead us to bigger goals.

Ketakutan (Fear)

  1. Wisdom and Data vs process (could also be wisdom and vs data/process; wisdom vs data and process).
  2. Not many people want to do volunteers work, so we have a lack of volunteers.
  3. Missing the diversity of Wikimedia Universe.
  4. Not understand everything.
  5. Burning out.
  6. Prioritize quantity to quality. Bytes are not the only measure.
  7. Tools and metrics.
  8. Reports and evaluation could take much time and effort. Volunteers want to avoid them.
  9. Scaring budding volunteers by reporting / paperwork.
  10. While implementing learnings from the workshop, I will make things even worse evaluation-wise in the chapter.
  11. Drowning in paper work.
  12. Not getting everything successful will discourage us.
  13. New idea which will take much time and effort to bring to life but won’t be as useful to others.
  14. That people will be overwhelmed by the concepts and tools (+1).
  15. Evaluation seen as “the bad and the ugly”, pointing out what doesn’t work.
  16. Find useful info from countless resources / reports.
  17. Tools are not successful.
  18. That grants and evaluation may fail to support new and innovative grants.
  19. What happens when we do not achieve our goals?.


Daftar Harapan dan Ketakutan yang dituliskan oleh seluruh peserta Pra Konferensi


Logic Models

Setelah selesai sesi Hopes and Fears, maka selanjutnya yaitu sesi yang berjudul Logic Models yang dibawakan oleh Christof Pins dan Manuel Merz dari Wikimedia Deutschland. Dalam presentasi yang disampaikan oleh keduanya juga dijelaskan mengenai perbedaan antara keluaran (output) dan hasil (outcome), keuntungan menggunakan perencanaan dan evaluasi, dan model logika lainnya yang bisa diterapkan oleh peserta. Saat presentasi selesai, peserta diminta untuk membentuk grup yang terdiri dari beberapa orang untuk melakukan latihan dalam menerapkan model logika tersebut.

Pra Konferensi WMCON15 - Logic Models Participation.jpg
Pra Konferensi WMCON15 - Logic Models Participation-2.jpg
Logic models yang dibuat oleh peserta pra konferensi yang dibentuk menjadi 4 grup (Klik ini untuk memperbesar gambar)

Data, Tracking and Reporting

Pada pra konferensi hari pertama ini juga terdapat sesi yang menjelaskan bagaimana sebuah data bisa digunakan, kemudian bagaimana melacak sebuah data tersebut untuk bisa dimaksimakan dan juga pada akhirnya akan membantu didalam pembuatan laporan yang informatif. Peserta pra konferensi diberikan infomasi bagaimana cara pengumpulan data baik data primer maupun data sekunder. Jaime Anstee yang menjadi pembicara pada sesi ini memberikan berbagai metode dalam pengumpulan data.

Jaime Anstee sedang menjelaskan metode dalam pengumpulan data

Diakhir sesi tersebut, peserta diminta untuk membentuk sebuah grup dan berkumpul di sudut-sudut ruangan. Setelah terbentuk 4 grup, kemudian para pembicara dari Wikimedia Foundation antara lain Jaime Anstee, Anna Koval, dan Edward Galvez secara bergiliran mendatangi masing-masing grup dan menjelaskan beberapa tools yang dapat peserta gunakan untuk pengumpulan data. Jaime menjelaskan mengenai CatScan, Anna menjelaskan tentang program edukasi, dan Edward menjelaskan tentang Wikimetrics.

Pra Konferensi WMCON15 - Jaime Anstee.JPG
Pra Konferensi WMCON15 - Anna Koval.jpg
Pra Konferensi WMCON15 - Edward Galvez.JPG

Moving Forward: review of the day and next steps

Di akhir pra konferensi hari pertama ini, seluruh peserta diberikan waktu untuk memberikan kesimpulan dari keseluruhan sesi pada hari tersebut dan juga berdiskusi langkah selanjutnya yang bisa dilakukan setelah mendapatkan berbagai informasi dari para pembicara. Masing-masing peserta diberikan selembar kertas kecil dan menuliskan satu kalimat yang tersirat dari apa yang mereka dapatkan pada dalam keseluruhan sesi pra konferensi hari pertama ini. Sesi ini diberi judul Ah-Ha's word dan berikut daftar kata Ah-ha dari peserta, antara lain:



  • Logic Models were really logical.
  • I know what’s a logic model.
  • Belly button exercise!
  • Data sources.
  • I learned that WMDE rocks logic models.
  • GLAM and wiki tools depend absolutely on volunteer work :O.
  • Education extension exists.
  • Bring case studies for next workshop.
  • Logic models.


  • There are some tools to generate a report.
  • Using evaluation tools (CatScan etc) to find problem articles on Wikipedia.
  • CatScan 3.0.
  • We have someone to turn to if we don’t remember or understand something.
  • There is a logic model for every wiki idea!.
  • So many useful tools already exist! (Without localization, though=().
  • Education extension + GLAMorous tool.
  • Satisfaction as part of logic model.
  • Program vs implementation vs project.
  • There are so many tools that have existed.


Pra konferensi - 14 Mei 2015

Agenda


Kamis, 14 Mei 2015
[Sesi Terbuka]

09:00 Eat and greet
09:30 Designing WMF Proposals and Annual Plans
10:45 Wikimetrics
12:00 LUNCH
13:00 Survey design
14:30 Reporting and Storytelling Toolkit
15:15 Program Toolkits
16:30 Key Take-aways and Next Steps
17:15 Break before opening party


Designing WMF Proposals and Annual Plans

Sesi pertama ini dimulai di pagi hari karena untuk pra konferensi hari kedua ini diselenggarakan satu hari penuh. Sesi pertama ini dibawakan oleh Alex Wang dari Wikimedia Foundation. Presentasi ini menjelaskan bagaimana merancang sebuah proposal dan rencana tahunan dengan menggunakan bentuk dari Wikimedia Foundation. Dalam presentasinya, Alex menjelaskan mengenai tantangan dan keuntungan bagi mitra lokal dalam membuat sebuah rencana tahunan. Alex juga membagi kita-kita dalam membuat proposal, salah satunya dengan cara memulai dari sebuah komunitas atau perkumpulan. Dengan cara itu kita dapat mengetahui apa saja yang mereka butuhkan, apa yang membuat mereka merasa tertarik, dengan ditunjang dari kapasitas atau kemampuan perkumpulan tersebut dan juga kepemimpinan dari komunitas tersebut. Alex juga memberikan penjelasan mengenai perbedaan antara proyek dan rencana tahunan. Diskusi dan tanya jawab terjadi cukup menarik didalam sesi ini. Diakhir sesi ini, peserta diminta untuk berdiskusi dengan rekan sebelahnya untuk bertukar pengalaman tentang proyek yang mereka telah lakukan dan bagaimana cara mereka membuat proposal.

Pra Konferensi WMCON15-2 - SMART Proposal.jpg
Pra Konferensi WMCON15-2 - SMART Proposal-2.jpg
Pra Konferensi WMCON15-2 - SMART Proposal-3.jpg

Wikimetrics

Sesi Wikimetrics ini merupakan sesi lanjutan dari pra konferensi hari pertama dengan lebih memperdalam lagi penggunaan wikimetrics itu sendiri. Kembali Edward Galvez dari Wikimedia Foundation yang membawakan sesi ini. Wikimetrics merupakan sebuah alat (tool) yang dikembangkan oleh Wikimedia Foundation yang berfungsi untuk mengumpulkan data berupa statistik tentang jumlah pengguna, jumlah gambar yang dihasilkan dalam sebuah proyek yang dijalankan, dan lain-lainnya. Namun sayangnya dikarenakan waktu untuk sesi ini tidak cukup banyak, sehingga peserta belum bisa mencoba secara langsung untuk menggunakan alat ini.

Pra Konferensi WMCON15-2 - Wikimetrics.jpg
Pra Konferensi WMCON15-2 - Wikimetrics-2.jpg
Pra Konferensi WMCON15-2 - Wikimetrics-3.jpg
Pra Konferensi WMCON15-2 - Wikimetrics-4.jpg
Pra Konferensi WMCON15-2 - Wikimetrics-5.jpg

Survey design

Pada hari kedua pra konferensi ini terdapat sesi dimana peserta di ajarkan bagaimana membuat sebuah survei untuk melihat umpan balik ataupun untuk memulai sebuah proyek yang akan dilakukan di mitra lokal wikimedia. Sesi ini dibawakan oleh Jaime Anstee dan Edward Galved.

Reporting and Storytelling Toolkit - Program Toolkits - Wikidata

Hendra tidak mengikuti kedua sesi ini dikarenakan disaat yang bersamaan terdapat sesi yang bernama Wikidata yang membuat Hendra cukup tertarik untuk mengikuti sesi tersebut dikarenakan Wikidata merupakan hal yang cukup baru untuk dirinya sehingga Hendra ingin mengikuti sesi tersebut. Wikidata adalah salah satu proyek dari Wikimedia Foundation yang merupakan sebuah basis data yang digunakan sebagai pusat penyimpanan untuk digunakan di dalam berbagai proyek Wikimedia termasuk Wikipedia, Wikivoyage, Wikisource dan lain-lain. Sesi wikidata ini dibawakan oleh Lydia Pintscher dari Wikimedia Deutschland.

Konferensi

Konferensi - 15 Mei 2015

Agenda

Jam Ruang A Ruang E Ruang D
08:30 Walk-in, registration, coffee
09:00
09:30 Welcome & Introduction
10:00 1 Warm up
10:30
11:00 36 What could local organisations
bring to the movement?
3 Introduction for Newcomers
11:30
12:00
12:30
13:00 Lunch
13:30
Jam Ruang A Ruang E Ruang D
14:00 14 Regional Cooperation 37 Collective Impact
14:30
15:00 22 Independent
Fundraising
Experiences
15:30
16:00 Break
16:15 7 Board Governance 18 Learn about the FDC 12 Lightning Talks
16:30
17:00
17:15
17:30 Wrap-up
18:00 Get-together and
dinner snack at
Wikimedia Deutschland's office
Social meet-ups Fest / Learning Pattern Hack
at the conference venue
18:30
19:00
19:30
20:00
Sampai selesai


Welcome & Introduction

Hari Jum'at, 15 Mei 2015 merupakan hari pertama dari acara inti yaitu Konferensi Wikimedia 2015. Pukul 08:30 waktu setempat, para peserta perwakilan dari mitra lokal, organisasi tematik (thematic organizations), dan kelompok pengguna (user groups), anggota dewan dan staf Wikimedia Foundation, serta komite-komite lainnya mulai berdatangan dan melalukan registrasi peserta. Setelah itu, sambil menunggu acara dimulai, para peserta memanfaatkan waktu tersebut untuk saling bertegur sapa dan saling berdiskusi satu sama lainnya. Tepat pukul 09:30 waktu setempat, seluruh peserta dikumpulkan di dalam satu ruangan yang cukup besar untuk memulai acara pertama ini. Pada acara konferensi tahun ini, para peserta di anjurkan untuk membawa permen atau coklat yang berasal dari negara asal peserta untuk kemudian dikumpulkan dalam satu meja yang nantinya bisa dikonsumsi oleh seluruh peserta sehingga dalam satu meja tersebut terdapat berbagai macam permen dan coklat dari berbagai negara. Hal ini menjadi sesuatu hal yang cukup menarik karena peserta dapat mencicipinya dalam waktu yang bersamaan. Hendra saat itu membawakan permen Kopiko sedangkan Siska membawa sesuatu yang beda dari yang lainnya, yaitu membawa kripik Karuhun yang rasanya pedas. Kemudian juga Wikimedia Indonesia membawa 3 tas yang dijadikan tanda mata untuk acara konferensi ini. Acara pembukaan Konferensi Wikimedia tahun 2015 ini dibuka oleh Nicole Ebber (WMDE) di ruang A dengan sambutan yang meriah dari para peserta yang hadir.

Konferensi-1 - Wiki loves food.jpg
Konferensi-1 - Pembukaan Konferensi.jpg


Warm up

Setelah acara sambutan selesai, seluruh peserta konferensi pindah ke Ruang E untuk mengikuti sesi kedua. Pada sesi ini seluruh peserta berdiri dalam satu ruangan kemudian ada beberapa topik yang diberikan oleh panitia untuk di diskusikan oleh seluruh peserta dengan cara membuat grup-grup kecil secara bergantian. Tujuan di adakannya sesi ini yaitu agar para peserta dapat saling mengenal satu sama lain, mulai membentuk sebuah jaringan, dan dapat mengekspresikan secara bebas. Sesi ini berlangsung selama 60 menit.

WMCON2015-1 - Warm up.jpg
WMCON2015-1 - Warm up-2.jpg
WMCON2015-1 - Warm up-3.jpg
WMCON2015-1 - Warm up-4.JPG
WMCON2015-1 - Warm up-5.JPG


What could local organisations bring to the movement?

Pada sesi ini, terdapat 5 topik yang disajikan kepada peserta yaitu dukungan komunitas, keberagaman, kemitraan, advokasi, dan penggalangan dana. Panitia menyediakan kursi-kursi untuk peserta dengan formasi bentuk kotak yang melambangkan dari topik-topik tersebut sehingga terbentuk 5 formasi kotak yang diisi oleh para peserta konferensi. Pada sesi ini, peserta diminta untuk saling bertukar informasi yang dimiliki oleh setiap peserta yang berkaitan dengan topik-topik tersebut. Hasil lengkapnya dapat dilihat disini. Mediator di setiap meja:




Raimund Liebert sedang merangkum ide-ide dari peserta mengenai dukungan komunitas
Diskusi dari peserta mengenai keberagaman
Diskusi tentang kemitraan
Kaarel Vaidla dan Jan Ainali sedang mengumpulkan ide-ide dari peserta tentang penggalangan dana
Suasana diskusi peserta di meja advokasi
Para mediator sedang mempresentasikan kesimpulan dari topik-topik yang di diskusikan


Regional Cooperation

Sesi ini dijadikan ajang untuk bertukar informasi mengenai kerjasama antara mitra lokal Wikimedia dalam cakupan regional. Wikimedia regional CEE dan Iberocoop mempresentasikan pengalaman mereka saat saling bekerjasama di tingkat masing-masing regional. Pembicara pada sesi ini antara lain Anna Torres dan Salvador yang mewakili Iberocoop serta Kaarel Vaidla dan Nataliia Tymkiv yang mewakili CEE menyampaikan bagaimana mereka bekerja sama dalam sebuah proyek dan kendala-kendala yang dihadapi mereka dan contoh terbaik yang mereka pernah lakukan di dalam regionalnya.

Keempat panelis

Konferensi - 16 Mei 2015

Agenda

Jam Ruang A Ruang E Ruang D
09:00 Walk-in, coffee
09:30 Welcome
10:00 8 Quality Matters 15 AffCom 10 Volunteers Supporters Network
etherpad notes
10:30
11:00 Group photo
11:15 24 Meet the WMF
Board of Trustees
6 Organizational
effectiveness

etherpad notes
32 Reporting &
Storytelling
11:30
12:00
12:15 34 Community Capacity
Development Framework
12:30
13:15 Lunch
13:30
Jam Ruang A Ruang E Ruang D
14:15 25 Software Engineering:
Decentralized innovation
for our movement
9 Wiki Loves Photo Contests 30 Global Metrics Tutorial
14:30
15:00 2 Lila's talk
15:15
15:45
16:15
16:30 Break
16:45 5 Reflection on
Lila's talk
(open for everyone)
29 Leveraging volunteers
through programs
17:00
17:30 Wrap-up
18:00
18:30
19:00 Party at HomeBase Lounge
19:30
20:00
Sampai selesai


Volunteer Supporters Network

Sesi pertama pada hari kedua konferensi yang Hendra hadiri adalah mengenai bagaimana sukarelawan dapat mendukung sebuah jaringan kerjasama. Tujuan jangka panjang utamanya adalah untuk meningkatkan kerjasama relawan dalam proyek-proyek Wikimedia dengan berbagi sumber daya, pengalaman dan keahlian di bidang dukungan relawan. Kebutuhan dan harapan bahwa relawan dalam proyek-proyek Wikimedia harus dibahas secara lebih rinci dan diperjelas perbedaan antara pekerja yang dibayar dengan sukarelawan itu sendiri. Sesi ini berlangsung selama 60 menit dengan diisi oleh pembicara dari sukarelawan seperti Raimund Liebert (WMAT), Veronika Krämer (WMDE), dan Nahid Sultan (WMBD).

WMCON2015-1 - Dukungan dari Sukarelawan.jpg
WMCON2015-1 - Dukungan dari Sukarelawan-2.jpg
WMCON2015-1 - Dukungan dari Sukarelawan-3.jpg

Reporting & Storytelling

Sesi ini membawa peserta lebih memahami bagaimana sebuah laporan proyek dapat dilihat secara akuntabilitas dan dengan dukungan data. Adapun yang pertama adalah pengumpulan data dan pelacakan Program. Sesi ini akan fokus pada aspek-aspek kunci dari laporan (input, output, outcome, dan pembelajaran), aspek kuantitatif dalam pelaporan, dan menempatkan angka dalam konteks. Sesi ini dibawakan oleh Maria Cruz selama 90 menit.

WMCON2015-1 - Reporting and Storytelling.JPG

Global Metrics Tutorial

Sesi ini bertujuan untuk mengukur metrik global yang antara lain: jumlah (1) editor aktif terlibat, (2) pengguna baru terdaftar, (3) individu yang terlibat, (4) gambar baru / media ditambahkan ke halaman artikel, (5) artikel ditambahkan atau diperbaiki , (6) byte ditambahkan ke dan / atau dihapus dari proyek Wikimedia. Sesi ini adalah sesi lanjutan dari 2 sesi sebelumnya. Tingginya minat dari peserta yang ingin langsung mempraktekan tool yang disampaikan oleh Edward Galvez dari Wikimedia Foundation membuat sesi ini kembali dibuka pada hari kedua konferensi.

WMCON2015-1 - Global Metrics Tutorial.jpg

Konferensi - 17 Mei 2015

Agenda

Jam Ruang A Ruang E Ruang D
09:00 Walk-in, coffee
09:30 Welcome
10:00 19 WMF Grantmaking’s
Impact Focus
21 Financial Management 16 Working on Public &
Regulatory Policy
10:30
11:00
11:30 Break Break
12:00 23 Chapters Dialogue Global Metrics workshop
12:10 to 13:00
11 Communication
Best Practices
12:30
13:00 Lunch
13:30
Jam Ruang A Ruang E Ruang D
14:00 28 Future of the
Wikimedia Conference
User groups meet-up
(organized by Micru and KuboF)
14:30
14:45 Break
15:00 27 Building bridges
between
WMCON & Wikimania
15:30
15:45 Wrap-up, feedback and good-bye
16:00
16:30
17:00 Get-together and
dinner snack at
Wikimedia Deutschland's office
17:30
18:00
18:30
19:00
19:30
20:00
Open end

Pendanaan, Sumberdaya, dan Prestasi

Pada saat bercengrama di kantor Wikimedia Jerman setelah konferensi Siska banyak bercakap cakap dengan Wikimedia Kanada yang perwakilannya sangat bersahabat. Disana kita bertukar pikiran dan mereka terus menerus mendorong Wikimedia Indonesia agar ikut lagi kereta pendanaan dari Wikimedia Foundation. Sudah empat tahun memang Wikimedia Indonesia absen "minta duit" dari Wikimedia Foundation karena upaya upaya utamanya sudah didukung oleh Ford Foundation.

Siska juga bercakap cakap dengan Direktur Eksekutif baru Wikimedia Jerman, selain memberi selamat Siska bertanya bagaimana sekarang hubungan Wikimedia Jerman dengan Wikimedia Foundation? Berdasarkan pengakuan Sebastian Moleski, sebenarnya bukan lebih mudah atau lebih sulit, namun banyak sekali orang-orang baru dan posisi posisi baru, segala sesuatu banyak yang harus dimulai dari Nol. Kalau sebelumnya sudah tahu sama tahu, kini mulai lagi dari baru, dan terus terang agak capek.

Mengenai chapters association, Sebastian sudah menyerah, katanya banyaknya perubahan harus mengukur lagi bagaimana sebagai asosiasi lokal bisa berkontribusi pada gerakan pengetahuan bebas pada umumnya sebagai satu kesatuan. Pemikiran yang sebelumnya gagal karena terlalu berbeda antara chapter satu dan lainnya, baik dalam keinginan maupun kemampuan.

Dengan Wikimedia-Wikimedia di Asia dijelaskan bagaimana Wikimedia Indonesia melakukan kompetisi, seberapa kompleks dan rumit, serta kerjasama dengan OSM di Indonesia. Setelah dijelaskan, banyak sukarelawan dari Asia yang terlihat "takut" dengan besarnya sumberdaya yang dikerahkan, bahkan Jaimee dari WMF saat menjelaskan metode pengukuran program program pendidikan (education program) dibandingkan dengan bagaimana Wikimedia Indonesia mengukur keberhasilan - jauh lebih tepat bagaimana kita mengukurnya. Terlihat bahwa mereka ingin sekali memberitahu apa yang mereka lakukan dan tidak ingin tahu bagaimana kita melakukan cara kita. Ini mengherankan. Sehingga disimpulkan hasil kompetisi dan ukuran yang Wikimedia Indonesia sudah jauh lebih baik ketimbang WMF. Bagaimana kita menghitung artikel per artikel dan mencatatnya, satu satunya yang bisa digunakan dengan cara otomatis pengukuran WMF adalah apakah peserta dari program masih aktif/ tidak - alat untuk mengukur ini mungkin bisa digunakan untuk panitia dalam tebang pilih peserta mana yang harus diikuti atau bisa diperhatikan nanti karena sudah gugur.

Dari Wikimedia-Wikimedia Asia jelas terlihat bahwa banyak prestasi dinilai individu per individu, satu satunya yang berbeda adalah Wikimedia Taiwan, dimana kompetisi menulis kita disebut sebagai, article sweatshop, istilah ini kurang lebih memang benar. Namun untuk Wikimedia Asia lain, partisipan dinilai oleh Siska pada akhirnya banyak berpolitis dan mencalonkan diri sebagai Dewan Pengawas Wikimedia Foundation. Hal ini baik, tapi apabila menjadi satu satunya ukuran prestasi, ya agak sedih juga.

Penutupan Wikimedia Conference 2015

WMCON2015-3 - End of the day-1.jpg
WMCON2015-3 - End of the day-2.jpg
WMCON2015-3 - End of the day-3.jpg
WMCON2015-3 - End of the day-4.jpg
WMCON2015-3 - End of the day-5.JPG
WMCON2015-3 - End of the day-6.jpg

Pertemuan antara Asia Timur dan Asia Tenggara

Sejak Wikimania 2007 sudah banyak dibicarakan tentang kerjasama antar organisasi di Asia, kerjasama ini banyak berhasil di Eropa Timur dan Tengah dengan Wikimedia Central and Eastern Europe (CEE) (sejak 2012), Amerika Selatan dengan Iberocoop (sejak 2010), namun tidak ada di Asia.

Hingga Wikimania 2015 yang berlangsung di Meksiko, kerjasama antar organisasi di Asia tidak terjadi walaupun dalam hitungannya asosiasi lokal Wikimedia legal di Asia maupun komunitas pengguna (user group) banyak yang telah terbentuk. Untuk Asia telah ada:

Argumen argumen yang digunakan adalah kesuksesan Wikimedia Iberocoop adalah kesamaan bahasa, sementara Wikimedia CEE adalah kesamaan sejarah. Sementara negara-negara di Asia tidak ada kesamaan ini, penjajahnya saja berbeda beda. Pada saat pertemuan terjadi sedikit kefrustasian karena memang pandangan tidak bertemu, antara gagasan indah apa yang mungkin terjadi bila terjadi kerjasama vs realitas lapangan. Wikimedia Indonesia sendiri tidak masalah dengan kerjasama, yang sudah berhasil antaranya adalah kerjasama dengan Wikimedia Estonia untuk membawa mesin pemindai dari Eropa (Latvia) ke Asia (Hongkong), kerjasama dengan Wikimedia Swiss dan Wikimedia Perancis untuk Proyek Papat Limpad Bahasa Jawa, kerjasama dengan Wikimedia Argentina, Wikimedia Austria, Wikimedia Jerman, dan Wikimedia Australia saat mengadakan WikiWomanCamp di Argentina, atau kerjasama yang paling berhasil namun menggelikan, kerjasama dengan Wikimedia New York yang mempertemukan Siska dan Kate Chapman (mantan Direktur Humanitarian Open Street Map) pada tech camp yang berujung Wikimedia Indonesia dan HOT OSM berbagi kantor.

Wikimedia Indonesia merasa kerjasama tidak bisa dipaksakan atas dasar kebanggaan, atau kerjasama dengan dasar kerjasama, kerjasama bisa dimulai kalau ada persamaan yang sama-sama didukung oleh entitas yang akan bekerjasama. Saat Wikimedia Indonesia mengusulkan beberapa proyek yang pernah dilakukan pada organisasi untuk Wikipedia, seperti kompetisi menulis atau mencontohkan kerjasama dengan Open Street Map, beberapa yang hadir diam saja. Mungkin banyak dari asosiasi lokal Asia enggan apabila upayanya memakan sumberdaya banyak dan butuh waktu (resource intensive), sempat terbersit mereka ingin sesuatu yang ringan ringan saja. Berdasarkan pengamatan banyak juga dari perwakilan Asia yang dikirim menjadi politis, mereka lebih tertarik untuk mencalonkan diri pada posisi posisi sukarelawan yang bergengsi dibandingkan bekerja sama dengan asosiasi lain yang memakan banyak sumber daya (waktu), tenaga, dan pikiran, sementara timbal baliknya tidak ada dan tidak bergengsi. Pada akhir pertemuan Asaf mengusulkan sesuatu untuk dikerjakan, dan beberapa pihak berpikir usul tersebut merupakan ide bagus. Lalu kita mengambil foto.

Wikimedia Bangladesh, Wikimedia Filipina, dan Wikimedia Taiwan

Dalam pertemuan pribadi terpisah dua asosiasi lokal, Wikimedia Bangladesh, yang diwakili salah satunya oleh Ali Haidar Khan, ia bertanya mengenai mantan SekJen Wikimedia, Ivonne Kristiani, dan Siska menjelaskan jalannya kompetisi menulis Bebaskan Pengetahuan. Tampaknya besarnya biaya untuk melakukannya "menakutkan" untuk Ali, belum lagi tim yang dibentuk untuk pengawasan. Ia menutup diskusi dengan berharap mendapatkan dukungan dalam pencalonan pemilihan Dewan Pengawas WMF. Wikimedia Taiwan tampak lebih antusias saat dijelaskan bagaimana kompetisi berlangsung, salah satu perwakilannya yang kemudian diundang ke Indonesia menyebut bahwa kompetisi menulis WMID adalah article sweatshop, dan Siska tertawa terbahak bahak karena tuduhan ini kurang lebih benar. Wikimedia Taiwan salah satu asosiasi lokal yang peduli dengan kerjasama antar asosiasi yang lebih dekat, mereka juga tidak memaksakan bahwa kerjasama harus berlangsung secara kelompok. Mereka memiliki proyek artikel dalam bidang kesehatan dan berencana membawa upaya ini ke Kamboja. Perwakilan Wikimedia Taiwan, Liang, kemudian diundang untuk datang ke Jakarta, dimana WMID akan membayari tiket pesawat dan akomodasi pada saat Liang datang. Wikimedia Filipina sendiri memiliki tiga perwakilan pada chapter's conference, salah satu perwakilannya yang vokal, Josh Lim, sibuk berkampanye dalam pencalonan pemilihan Dewan Pengawas WMF, perwakilan yang lain mengakui bahwa OSM Filipina memiliki proyek dengan World Bank, namun tidak menyertakan Wikimedia Filipina, perwakilan yang terakhir yang juga merupakan presidennya tampaknya aktif dalam salah satu bahasa di Filipina dan sangat terfokus dengan seni budaya terutama karena ia sendiri adalah musisi.

Pertemuan dengan Lila Tetrikov (Lyon, Perancis)

Lila Tetrikov menjabat Direktur Eksekutif Wikimedia Foundation yang baru menggantikan Sue Gardner pada 1 Juni 2014. Pada kesempatan ini Ketua Umum Wikimedia Indonesia meminta waktu untuk bertemu dengan Eksekutif Direktur yang baru untuk bertukar pikiran. Tadinya pertemuan dijadwalkan pada hari terakhir konferensi, namun dikarenakan alasan keluarga, Lila hanya bisa menghadiri pertemuan hari terakhir untuk 3 jam dan terbang kembali ke San Fransisco, sehingga pertemuan digeser menjadi minggu depan di Lyon, Perancis pada saat Wikimedia Hackathon. Kebetulan John Vandenberg sudah dijadwalkan untuk menghadiri acara ini.

Pada pertemuan dengan Lila di Lyon, Perancis dibicarakan mengenai Wikipedia dan negara berkembang, Siska menceritakan eksperimen eksperimen yang dilakukan oleh Wikimedia Indonesia dalam upayanya membangun komunitas Wikipedia untuk berbagai bahasa daerah, dukungan dari Ford Foundation untuk digitalisasi dan perpustakaan digital tertutup Bebaskan Pengetahuan yang menggunakan Media Wiki (Wikisource). Lila sangat tertarik mengenai upaya digitalisasi dan menimbang nimbang atas apa yang dapat dilakukan untuk menambah sumber rujukan dan penambahan kontributor. Siska berjanji untuk mengirim data datanya kemudian.

Pertemuan singkat yang berlangsung sekitar 30 menit, di taman Hotel Valpré-Lyon dengan cuaca sejuk dan bersahabat meberikan kesan bahwa Lila pribadi yang hangat dan (walaupun diplomatis) jujur. Tampaknya bawaan teknis karena memang pengalamannya sebagai insinyur perangkat lunak cocok untuk pembicaraan yang langsung, singkat, dan padat data tanpa banyak bertele tele dan berpolitis. Lila meminta Siska menindak lanjuti pembicaraan melalui surel, dan Siska berjanji akan mengirimkan surel ini (hingga laporan ini ditulis surel belum dikirimkan :p)

Kesimpulan umum

Pranala luar