Laporan Konferensi Wikimania 2015

Dari Wikimedia Indonesia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Sabtu, 22 Agustus 2015, Revo Arka Giri Soekatno berkunjung ke Kantor Bersama Wikimedia Indonesia, Jalan Pati No. 1, Menteng, untuk berbagi pengalaman menghadiri Wikimania 2015 di Kota Meksiko kepada anggota Wikimedia Indonesia. Pertemuan singkat ini berlangsung pada pukul 11.00 hingga 13.00 dan dihadiri oleh Revo Arka Giri Soekatno (peserta Wikimania 2015), Prasetyo (anggota Dewan Pengawas), Nunung Martina, Siska Doviana, Biyanto Rebin, Mariyanah, Isabella Apriyana, Rachmat Wahidi, dan Ignatius Christian (pengguna Wikipedia bahasa Indonesia)


Wikimania adalah konferensi internasional tahunan yang diselenggarakan oleh Yayasan Wikimedia untuk memperingati Wikipedia dan proyek-proyek saudari lainnya dengan mengadakan konferensi, pertemuan dengan para pengguna Wikipedia, dan hackaton yang dihadiri oleh peserta-peserta dari 40 negara di dunia.

Wikimania 2015 kemarin diadakan di Hotel Hilton Mexico City Reforma, Kota Meksiko.

Perjalanan Revo Arka Giri ke Kota Meksiko untuk menghadiri Wikimania 2015 mendapat dukungan dari Yayasan Wikimedia di San Fransisco. Dukungan ini berupa pemberian beasiswa kepada orang yang terpilih melalui beberapa tahap seleksi. Revo adalah salah seorang pengguna Wikipedia yang terpilih untuk mendapat beasiswa ini. Namun, setelah kembali dari Wikimania 2015, Revo diwajibkan untuk menceritakan dan membagikan pengalaman-pengalaman yang diperoleh selama menghadiri acara ini kepada komunitas; dalam hal ini, Revo berbagi pengalamannya kepada anggota Wikimedia Indonesia.

Jadwal

Revo dan Kenrick Anggara di acara hackaton
Revo dan warga negara Indonesia di acara open housedi Wisma Duta
Berpose dengan Duta Besar Indonesia di Wisma Duta
Mengunjungi Museo Soumaya di Kota Meksiko
Foto bersama peserta hackaton

10 Juli

Revo berangkat dari Den Haag, Belanda, pada tanggal 10 Juli 2015, melalui bandara Amsterdam (AMS). Ia mengatakan bahwa perjalanan ini sangat mudah karena visa perjalanan ke Meksiko tidak diperlukan karena Revo memiliki visa Schengen. Sehingga di bagian imigrasi, paspornya hanya diberi stempel oleh petugas.

Dalam perjalanan ke Meksiko, Revo menggunakan maskapai Iberia, dan berhenti sejenak (transit) di Madrid, Spanyol, sebelum melanjutkan ke Meksiko.

Sesampai di Meksiko, Revo mengunjungi Coyoacán, plaza dan daerah sekitarnya. Coyoacán merupakan sebuah daerah di Kota Meksiko yang menjadi pusat hiburan malam serta menjadi salah satu daerah bersejarah di sana.

11 Juli

Mengelilingi Kota Meksiko dan berbelanja barang-barang untuk keperluan sehari-hari selama di Kota Meksiko.

12 Juli

Mengunjungi Merida, sebuah kota besar di Yucatan. Kota ini letaknya lebih kurang 1.000 km dari Kota Meksiko.

13 Juli

Mengunjungi daerah percandian di Chichen Itza. Di daerah ini terdapat berbagai jenis bentuk candi khas Suku Maya.

14 Juli

Berkeliling kota Merida, sebelum kembali ke Kota Meksiko.

15 Juli

Hari pertama pra-konferensi dan hackaton. Di sini Revo bertemu dengan salah satu pengguna dan pengurus Wikipedia bahasa Indonesia, Kenrick Anggara, di lokasi diadakan hackaton. Berhubung laptop Revo dititipkan di rumah rekannya dan belum dapat diambil, maka ia hanya mendengar sosialisasi saja.

Di acara ini, Revo bertemu pula dengan Thamizh, seorang profesor dan Wikimediawan dari Tamil Nadu, India Selatan. Mereka terlibat dalam diskusi ringan yang membahas penggunaan aksara pribumi dalam proyek-proyek Wikimedia di Indonesia. Revo menuturkan bahwa dalam Wikipedia bahasa Jawa telah pernah digunakan aksara Hanacaraka dalam penulisan artikel. Di satu sisi, penggunaan aksara ini dapat melestarikan aksara pribumi, namun di sisi lain, penggunaan dan aksesibilitasnya juga rumit. Sehingga ia menyarankan agar penggunaan aksara latin tetap diutamakan dalam penulisan artikel, dan aksara pribumi tetap disisipkan sebagai ringkasan dari suatu artikel atau kutipan.

16 Juli

Pada hari kedua pra-konferensi dan hackaton, Revo mengikuti sosialisasi lanjutan di acara hackaton. Lalu, berjalan-jalan dengan Diego Delso, teman sekamar, mengunjungi beberapa tempat penting di Kota Meksiko.

Pada malam hari, Revo menghadiri jamuan makan malam dan berkumpul bersama peserta konferensi lain untuk berkenalan.

17 Juli

Hari pertama Wikimania 2015 dibuka oleh Lila Tetrikov, Direktur Eksekutif Yayasan Wikimedia. Lila memberikan sambutan dalam pembukaan Wikimania 2015 dan disusul dengan tari-tarian khas Meksiko untuk memeriahkan acara pembukaan ini.

Setelah acara pembukaan Wikimania 2015, Revo menghadiri open house di Wisma Duta, Kota Meksiko untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama warga negara Indonesia di Meksiko. Di acara tersebut, ia memperkenalkan proyek-proyek Wikimedia, khususnya Wikipedia, kepada Duta Besar dan para tamu.

18 Juli

Hari kedua Wikimania 2015 dibuka oleh Diego Delso, yang memberikan pidato mengenai bagaimana membuat foto yang kita potret menjadi foto pilihan di Wikimedia Commons.

Lalu, Josh Lim menceritakan pengalamannya dalam menggerakkan komunitas bahasa Spanyol dan merevitalisasi bahasa tersebut di Filipina, yang merupakan bekas jajahan Spanyol.

Amir Aharoni juga memberikan ceramah dan arahan dalam menggunakan fitur penerjemah otomatis di Wikipedia. Fitur ini memudahkan pengguna untuk menerjemahkan artikel dari suatu Wikipedia ke Wikipedia lainnya.

Setelah itu, Revo mengikuti rapat bersama para Wikimediawan Asia, yang dipimpin oleh Josh Lim (Presiden Wikimedia Filipina).

Selanjutnya, Revo dan peserta lain berkunjung ke Museo Soumaya, sebuah museum seni milik Carlos Slim di Kota Meksiko, yang memiliki lebih dari 36.000 karya khas Spanyol dari 30 negara di dunia.

19 Juli

Hari ketiga Wikimania 2015 diawali dengan melakukan kunjungan bersama para Wikimediawan ke Katedral Kota Meksiko, Zocalo, untuk beribadah.

Lalu, Revo menghadiri acara presentasi peluncuran video mengenai Wikimedia yang dibuat oleh mahasiswa Universitas Teknik Monterrey untuk menunjukkan apa saja upaya yang telah mereka lakukan di proyek-proyek Wikimedia.

Revo juga menghadiri acara ulang tahun seorang anggota diaspora Indonesia di Meksiko.

Wikimania 2015 diakhiri dengan pesta penutupan dan foto bersama.

20 Juli

Mengelilingi Kota Meksiko dan kembali ke Den Haag, Belanda.

Pembicaraan menarik

Selama Wikimania 2015, Revo mencatat beberapa pembicaraan menarik yang melibatkan orang penting, yaitu:

  • Tamizhpparithi Maari, membicarakan bagaimana penggunaan aksara pribumi di Nusantara jika dibandingkan dengan India.
  • Richard Kneipl (Pharos) dan tim Afrika Amerika, membicarakan revitalisasi bahasa-bahasa Kulit Hitam dan Afrika di Kota New York dan sekitarnya. Diskusi ini juga memperkenalkan upaya Wikimedia Indonesia untuk menjaga bahasa-bahasa lokal di Indonesia, seperti bahasa Jawa, Sunda, Minangkabau, dan Banjar.
  • Diego Delso, membicarakan tentang langkah-langkah untuk menjadikan foto pilihan di Wikimedia Commons.
  • Andrea Patricia Kleiman dari Argentina, membicarakan tentang keamanan bagi para wisatawan asing di Indonesia, khususnya wanita.
  • Bapak Yusra Khan dan anggota staf lain dari KBRI, membicarakan tentang Wikimedia dan Wikipedia.
  • Bernard Montezilla dari Meksiko, membicarakan kebudayaan Meksiko dan keamanan di Meksiko.
  • Ibu Evi Siregar, pengajar bahasa Indonesia di ColMex, memperkenalkan komunitas diaspora Indonesia di Meksiko.

Kesan pribadi

Wikipedia tidak dikenal luas oleh para penduduk Meksiko. Hal ini dibuktikan bahwa sebagian besar pengguna Wikipedia adalah para mahasiswa dan kalangan atas.

Meksiko merupakan negara yang mirip dengan Indonesia, di mana kebudayaan Meksiko tidak jauh berbeda dengan kebudayaan Indonesia. Perbedaan yang mencolok adalah penduduknya. Penduduk Meksiko terlihat lebih tertib dan disiplin dibandingkan dengan penduduk Indonesia.