Proyek Ganesha/Laporan

Dari Wikimedia Indonesia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Temukan Wikimedia Indonesia di Twitter @wikimediaid Facebook: Wikimedia Indonesia

Proyek Ganesha Anggaran Laporan Dokumentasi Aktivitas Laporan Penggunaan Dana

Didukung oleh

Ikhtisar

Proyek Ganesha adalah salah satu upaya dari Wikimedia Indonesia untuk meningkatkan kualitas artikel-artikel bertopik ilmu sosial di Wikipedia Bahasa Indonesia. Proyek ini merupakan kompetisi menulis secara daring di Wikipedia Bahasa Indonesia yang berlangsung selama 3 (tiga) bulan penuh dan dilaksanakan pada 25 September - 15 Desember 2017. Kompetisi ini terbuka untuk umum, semua kalangan dapat mendaftar tanpa batasan umur, latar belakang pendidikan, instansi, atau hal lainnya.

Kompetisi ini dilaksanakan mengingat bahwa potensi yang dimiliki oleh Wikipedia Bahasa Indonesia sebagai situs ensiklopedia terbesar dalam Bahasa Indonesia yang terbuka dan bebas dibaca oleh siapa saja. Situs ini mendapatkan sekitar 123 juta kunjungan per bulan (data untuk Mei 2017). Namun, sayangnya jumlah kontributor aktif di Wikipedia Bahasa Indonesia masih sangat minim. Penyunting sangat aktifnya hanya mencapai 55 orang (per Mei 2017). Selain itu, berdasarkan survei yang dilakukan oleh Wikimedia Foundation di Indonesia pada pertengahan tahun 2017 yang lalu, ternyata kesadaran akan Wikipedia masih sangat kecil. Banyak orang yang belum mengetahui bahwa Wikipedia dapat disunting oleh siapa saja dan banyak yang tidak tahu prinsip serta cara kerja Wikipedia. Untuk itu, proyek ini dilaksanakan demi meningkatkan kesadaran akan Wikipedia di mata publik serta tentu saja menambah jumlah konten berkualitas di Wikipedia Bahasa Indonesia.

Analisis Masalah

Kompetisi menulis di Wikipedia Bahasa Indonesia merupakan kegiatan yang sudah diadakan sejak proyek Bebaskan Pengetahuan 2010. Kompetisi menulis dalam jaringan merupakan salah satu bentuk intervensi dari Wikimedia Indonesia dalam usahanya untuk menjaring penyunting baru serta meningkatkan kuantiatas dan kualitas artikel di Wikipedia. Selain di Wikipedia Bahasa Indonesia, kompetisi menulis juga sudah pernah diselenggarakan untuk Wikipedia Bahasa Jawa (melalui Papat Limpad dan Wiki Mrebawani) dan Wikipedia Bahasa Sunda (melalui Sundapedia 2011 dan Wiki Sabanda). Kompetisi Bebaskan Pengetahuan (yang pernah diselenggarakan pada 2010 dan Bebaskan Pengetahuan 2014) cenderung mengambil tema bebas dimana peserta dibebaskan untuk menulis artikel mengenai topik apa yang sesuai dengan minat mereka. Sementara itu, kompetisi tematik dimana peserta diharuskan menulis berbagai artikel dengan satu tema besar pernah juga diadakan melalui kompetisi Pijar Teologi, yang mengundang murid-murid Sekolah Tinggi Teologi Jakarta sebagai peserta. Kegiatan kompetisi menulis yang dilaksanakan oleh Wikimedia Indonesia pada umumnya berhasil dalam meningkatkan jumlah artikel di Wikipedia serta jumlah kontributor aktif pada saat kompetisi berlangsung.

Walaupun kompetisi menulis selalu sukses dalam menambah jumlah artikel di Wikipedia secara signifikan, hal ini terkadang mengharuskan untuk mengorbankan kualitas. Kualitas di sini bukanlah dalam artian bahwa artikel yang ditulis oleh peserta tidak memenuhi standar penulisan yang baik maupun diberikan sumber yang baik. Akan tetapi, desain kompetisi yang menargetkan kuota atau jumlah minimal artikel yang harus dicapai oleh peserta akan lebih cenderung meningkatkan jumlah artikel rintisan. Meskipun artikel rintisan dinilai cukup dalam memberikan informasi umum tentang suatu topik, sudah saatnya Wikipedia Bahasa Indonesia mulai memperhatikan dan meningkatkan jumlah artikel yang komprehensif dan ditulis dengan baik yang kini masih sangat rendah. Selain itu, apabila kita menerapkan sistem gugur untuk peserta maka kemungkinan peserta akan terdemotivasi untuk menulis lagi di Wikipedia. Pertimbangan lain adalah waktu luang yang mungkin berbeda-beda yang dimiliki tiap peserta. Karena itu, penting juga untuk membebaskan peserta menulis dengan kecepatannya masing-masing.

Apabila kita berfokus pada topik-topik khusus yang membutuhkan pengetahuan dari para spesialis atau para ahli, maka jumlah artikel yang berkualitas pun jauh lebih rendah lagi. Hal ini dikarenakan oleh dua faktor utama, yaitu: (1) para ahli tersebut tidak memiliki kesadaran bahwa mereka dapat menyumbangkan tulisannya di Wikipedia, dan (2) para ahli tersebut tidak memiliki kapasitas untuk menyunting Wikipedia yang dapat disebabkan oleh antarmuka yang membingungkan maupun sintaks yang terlalu kompleks. Yang dimaksud dengan para ahli atau spesialis di sini bukanlah seseorang dengan sepak terjang yang lama di bidangnya maupun yang mempunyai kualifikasi formal tinggi. Spesialis yang dimaksud adalah mereka yang pernah atau telah mempelajari suatu bidang ilmu pengetahuan yang tidak lazim dikenal umum tanpa melalui pendidikan formal dan mampu membagikannya dengan menulis dalam bahasa yang sederhana.

Rendahnya kualitas artikel serta rendahnya jumlah spesialis yang mau menulis di Wikipedia ini kontras dengan potensi Wikipedia yang sangat besar di bidang pendidikan. Mengingat bahwa akses ke Wikipedia cenderung mudah dan tidak membutuhkan biaya besar (meskipun hal ini menjadi problematik di daerah-daerah dengan akses Internet yang buruk), Wikipedia dapat menjadi alat untuk menyebarkan informasi bermanfaat pada masyarakat umum. Untuk itu, adalah hal yang sangat penting untuk Wikipedia Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kualitas artikel yang dianggap penting dan yang dapat digunakan untuk pendidikan publik.

Secara singkat, berikut adalah tiga masalah utama yang ingin diatasi melalui Proyek Ganesha ini:

  1. Rendahnya jumlah artikel Wikipedia Bahasa Indonesia yang komprehensif dan berkualitas
  2. Rendahnya kualitas artikel-artikel penting seperti artikel yang bertopik ilmu sosial
  3. Rendahnya jumlah ahli atau spesialis untuk menyumbangkan pengetahuan yang mereka miliki di Wikipedia

Proyek Ganesha diadakan untuk mengatasi ketiga masalah ini. Proyek ini merupakan kompetisi menulis dengan rancangan desain yang baru dan berfokus pada tema besar Ilmu Sosial dan semua bidang pengetahuan turunannya. Meskipun begitu, hal ini bukanlah dengan maksud untuk mengesampingkan bidang sains maupun bidang keilmuan lainnya. Apabila rancangan kompetisi yang baru ini dinilai efektif dalam meningkatkan artikel ilmu sosial maka diharapkan bahwa rancangan ini dapat direplikasi untuk proyek-proyek lain yang serupa di bidang sains dan bidang lainnya.

Proses Pelaksanaan Proyek

Keseluruhan proses pelaksanaan Proyek Ganesha ini dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu:

  1. Tahap Publikasi dan Sosialisasi
  2. Tahap Kompetisi
  3. Tahap Penjurian
  4. Acara Penutupan dan Pengumuman Pemenang

Sebagai jalur publikasi dan komunikasi umum, Proyek Ganesha memiliki situs web yang dapat diakses di sini.

Tahap Publikasi dan Sosialisasi

Tahap ini merupakan tahap dimana panitia berusaha menyebarkan informasi mengenai kompetisi ini seluas-luasnya baik secara daring maupun secara luring. Tahapan ini berlangsung dari 1 September hingga - 25 Oktober 2017. Secara daring, jalur yang ditempuh adalah dengan memanfaatkan "pengumuman situs" di Wikipedia Bahasa Indonesia, mengirimkan pengumuman kepada milis-milis dan grup di media sosial, dan menyebarkan pengumuman via Whats App. Sedangkan secara luring, panitia mengirimkan undangan resmi untuk ikut berpartisipasi kepada fakultas-fakultas terkait serta instansi penelitian dan pendidikan lain di Indonesia. Secara total, ada 132 instansi yang dikirimi undangan serta poster ajakan untuk ikut serta dalam kompetisi ini. Hasilnya sejumlah 1439 orang mendaftarkan diri via formulir daring yang telah disiapkan. Pada tahap ini, mereka yang sudah mendaftarkan diri untuk kompetisi diharuskan membuat minimal 50 suntingan apa saja di Wikipedia Bahasa Indonesia sebelum bisa diterima secara resmi sebagai peserta Proyek Ganesha. Dari hasil pembukaan pendaftaran ini, ada 200 orang yang membuat akun baru di Wikipedia dan total 78 orang resmi menjadi peserta.

Peta Sebaran Pendaftar Proyek Ganesha per 25 Oktober 2017.

Tahap Kompetisi

Periode kompetisi secara resmi dibuka pada 25 September 2017 dan berakhir pada 15 Desember 2017. Selama kompetisi berlangsung, peserta harus menyelesaikan 10 Misi secara bertahap, dimulai dari misi yang paling sederhana. Setiap peserta akan mendapatkan surel yang berisi misi atau tantangan yang harus dikerjakan. Apabila mereka telah menyelesaikan satu misi, mereka diwabjibkan mengirimkan hasil tugas mereka kepada panitia untuk dinilai. Apabila panitia menyatakan layak maka peserta diizinkan maju ke misi selanjutnya dan akan menerima surel misi berikutnya.

Berikut ini adalah daftar misi yang harus dikerjakan oleh peserta dari yangpertama hingga terakhir:

  • Misi I
"Buatlah dua artikel rintisan bertopik ilmu sosial!"
Isi surel: Misi I
  • Misi II
"Buatlah 3 artikel rintisan bertopik bebas namun bertema Jerman!"
Isi surel: Misi II
  • Misi III
"Buatlah 3 artikel kelas awal bertopik bebas, tetapi masih dalam bidang ilmu sosial!"
Isi surel: Misi III
  • Misi IV
"Buatlah 4 artikel kelas awal bertopik ilmu sosial yang berkaitan dengan Jerman!"
Isi surel: Misi IV
  • Misi V
"Terdapat 3 tantangan yang dapat Anda pilih, antara lain:
  1. Membuat 20 artikel rintisan bertopik hukum/sejarah/budaya/sosiologi.
  2. Membuat 6 artikel kelas awal bertopik ekonomi/studi gender/psikologi/filsafat.
  3. Membuat 4 artikel kelas C bertopik selain tema yang telah disebutkan."
Isi surel: Misi V
  • Misi VI
"Buatlah 3 artikel kelas C bertopik ilmu sosial yang berkaitan dengan Jerman DAN 4 artikel kelas awal bertopik ilmu sosial bebas!"
Isi surel: Misi VI
  • Misi VII
"Buatlah 3 artikel kelas C bertopik ilmu sosial DAN 8 artikel kelas awal bertopik politik, geografi, atau sejarah."
Isi surel: Misi VII
  • Misi VIII
"Terdapat tiga pilihan yang bisa Anda pilih, antara lain:
  1. Membuat 7 artikel kelas C bertopik Ekonomi/Politik dan membuat 3 artikel kelas awal (start class) bertopik bebas ilmu sosial.
  2. Membuat 3 artikel kelas B bertopik Psikologi/Antropologi dan membuat 5 artikel kelas awal bertopik bebas ilmu sosial.
  3. Membuat 1 artikel bagus bertopik Hukum/Filsafat dan membuat 7 artikel awal bertopik bebas ilmu sosial."
Isi surel: Misi VIII
  • Misi IX
"Buat 1 artikel kelas B bertopik ilmu sosial dan berhubungan dengan Jerman!"
Isi surel: Misi IX
  • Misi X
"Buatlah 1 artikel bagus bertopik bebas namun masih dalam ranah ilmu sosial! Artikel ini adalah artikel utama yang akan dinilai oleh juri!"
Isi surel: MIsi X

Selama kompetisi berlangsung, sebanyak 4062 artikel disunting oleh peserta, 1265 artikel baru dibuat, 859 artikel diperiksa oleh panitia, dan 239 artikel bertopik Jerman telah ditulis. Statistik selengkapnya dapat dilihat di sini

Statistik Proyek Ganesha.

Video Tutorial

Dikarenakan sifat kompetisi yang sebagian besar dilakukan secara daring, panitia berinisiatif untuk membuat beberapa video tutorial yang dapat menjelaskan secara singkat bagaimana caranya untuk membuat akun, membuat halaman pengguna, dan cara berkontribusi lainnya untuk membantu memudahkan peserta.

Berikut ini adalah video tutorial yang telah dibuat:

  1. Cara membuat akun baru di Wikipedia
  2. Cara membuat halaman pengguna
  3. Cara membuat artikel baru dengan Visual Editor
  4. Cara menggunakan berkas dari Wikimedia Commons
  5. Cara menyisipkan infobox

Pelatihan Menulis Tatap Muka

Panitia juga mengadakan pelatihan menulis tatap muka demi memfasilitasi para peserta yang sudah mendaftar tetapi masih bingung dengan cara penulisan di Wikipedia, maupun teknis pelaksanaan kompetisi. Pelatihan ini dilakukan tiga kali, yaitu:

  1. Pelatihan I di Goethe Institut Jakarta dilaksanakan pada 17 September 2017, dihadiri oleh 6 orang dari 7 orang yang mendaftar.
  2. Pelatihan II di Markas WMID Jogjakarta dilaksanakan pada 30 September 2017, dihadiri oleh 6 orang dari 12 orang yang mendaftar.
  3. Pelatihan III di Goethe Institut Jakarta dilaksanakan pada 1 Oktober 2017., dihadiri oleh 8 orang dari 31 orang yang mendaftar.

Tahap Penjurian

Tahap penjurian ini dilakukan hanya untuk Misi X atau misi terakhir. Peserta yang mencapai misi ini akan diminta untuk membuat 1 (satu) artikel bagus yang akan dinilai oleh 4 (empat) orang juri. Keempat juri tersebut adalah:

  1. Daryono, S.H., M.A., Ph.D., Dekan Fakultas FHISIP (Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Universitas Terbuka
  2. Gani Ahmad Jaelani, Ph.D., Dosen Jurusan Budaya, Filologi, dan Sejarah, Fakultas Humaniora, Universitas Padjadjaran
  3. Revo Arka Giri, Ph.D., Wikipediawan Senior sekaligus pendiri Wikipedia bahasa Indonesia
  4. Veriana Devi, Web Content Manager Goethe-Institut Indonesia

Sistem Penilaian

Sistem penilaian pada misi akhir ini adalah sebagai berikut:
Total poin akhir maksimum adalah 100 poin. Poin akhir didapatkan peserta dari (1) poin utama dan (2) poin tambahan.

(1) Poin utama adalah poin dari penilaian juri. Setiap juri akan memberikan maksimal 100 poin pada tiap artikel yang dinilai, kemudian dirata-rata. Poin juri memiliki bobot 70%. Penilaian dari juri akan mengikuti kriteria artikel bagus yang berlaku di Wikipedia bahasa Indonesia. Kriteria-kriteria tersebut adalah:

1. Format Penulisan Artikel

Hal ini dilihat dari beberapa kriteria, yaitu:

  • Artikel ditulis dengan gaya bahasa yang menarik dan dapat dipahami oleh masyarakat awam,
  • Artikel membahas semua fakta dan detil utama serta tidak memiliki pranala merah yang terlalu banyak,
  • Pernyataan dapat dipastikan ke sumber tepercaya dan secara akurat merepresentasikan materi pengetahuan yang terpublikasi,
  • Artikel mewakili pandangan secara adil dan tanpa bias,
  • Artikel bukan merupakan bahan perang suntingan dan bahwa isinya tidak berubah secara berarti dari hari ke hari, serta
  • Kerapihan penulisan artikel.
2. Pedoman Gaya

Hal ini dilihat dari beberapa kriteria, yaitu:

  • Bagian pembuka yang menyimpulkan seluruh topik dan menyiapkan pembaca untuk detil lebih lanjut dalam bagian-bagian berikutnya
  • Sistem hierarki judul yang baik
  • Bagian daftar isi yang baik
3. Media

Hal ini dilihat dari beberapa kriteria, yaitu:

  • Memiliki konten gambar atau suara yang sesuai. Keterangan gambar jelas dan status hak cipta dapat diterima
  • Memiliki templat yang berkaitan dengan artikel
4. Panjang Artikel

Hal ini dilihat dari apakah artikel tersebut memiliki panjang yang pantas dan tetap fokus pada topik utama tanpa terlalu menggali detil yang tak perlu.

5. Referensi

Hal ini dilihat dari apakah artikel tersebut memiliki jumlah referensi yang memadai dan dapat dipercaya.

(2) Poin tambahan adalah poin yang didapat peserta dengan membuat artikel tambahan selain artikel utama. Poin tambahan memiliki bobot 30%. Nilai maksimum poin tambahan yang bisa dikumpulkan peserta adalah 100 poin.

Poin tambahan dikumpulkan melalui setiap artikel baru yang dibuat peserta dengan ketentuan sebagai berikut:

Artikel bagus: 10 poin
Artikel kelas B: 4 poin
Artikel kelas C: 2 poin
Artikel kelas awal: 1 poin

Contoh penilaian:

1. Poin utama.
Juri A: 70 poin, Juri B: 75 poin, Juri C: 50 poin, Juri D: 80 poin
Total poin: 275
Rata-rata: 68,75
Bobot: 68,75 x 70% = 48,13
2. Poin tambahan.
a. Contoh 1
Membuat 1 artikel bagus, 2 artikel kelas B, 1 artikel kelas C, dan 3 artikel kelas awal.
Artikel bagus: 10 poin
Artikel kelas B: 8 poin
Artikel kelas C: 2 poin
Artikel kelas awal: 3 poin
Total poin: 23
Bobot: 23 x 30% = 6,9
Poin akhir: 48,13 + 6,9 = 55,03
b. Contoh 2
Membuat 7 artikel bagus, 6 artikel kelas B, dan 8 artikel kelas awal.
Artikel bagus: 70 poin
Artikel kelas B: 24 poin
Artikel kelas awal: 8 poin
Total poin: 102
Bobot: 100 x 30% = 30
Poin akhir: 48,13 + 30 = 78,13

Hasil Penjurian

Keempat orang juri menilai setiap artikel yang masuk secara anonim, tanpa mengetahui siapa yang menulis artikel apa. Penilaian dari masing-masing juri untuk setiap peserta kemudian ditambahkan. Penilaian juri ini memiliki porsi 70% dari keseluruhan poin. Hasil penilaian dari juri dapat dilihat di sini

Acara Penutupan dan Pengumuman Pemenang

Dalam rangka mengumumkan tiga orang pemenang kompetisi dengan nilai tertinggi, maka Wikimedia Indonesia bersama Goethe Institut Indonesien mengadakan acara penutupan dan pengumuman pememang pada Rabu, 28 Februari 2018. Acara diawali dengan "Bincang Pers" yang dihadiri oleh para undangan media, pihak Wikimedia Indonesia, serta pihak Goethe Institut yang diwakili oleh Bapak Nico Sandfuchs, selaku Kepala Bagian Informasi untuk wilayah Asia Tenggara/Australia/Selandia Baru.

Acara utama dibuka dengan sambutan dari Bapak Nico yang kemudian dilanjutkan dengan presentasi mengenai Proyek Ganesha oleh Ivonne Kristiani, selaku Manajer Proyek. Ivonne menjelaskan apa yang mendorong diadakannya kompetisi ini, bagaiman teknis pelaksanannya, dan apa pencapaiannya. Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah yang dibawakan oleh dua narasumber. Yang pertama adalah Ibu Anggi Kusumadewi yang merupakan Redaktur Pelaksana Liputan Khusus Kumparan.com. Beliau menceritakan pengalamannya dalam menggunakan Wikipedia ketika sedang meriset suatu liputan khusus untuk Kumparan. Kemudian, untuk pidato utama dibawakan oleh Bapak Ivan Lanin yang merupakan salah satu pendiri Wikimedia Indonesia. Bapak Ivan Lanin bercerita awal mulanya ia menjadi kontributor Wikipedia, menjelaskan bagaimana cara kerja Wikipedia, dan akhirnya mengajak hadirin untuk ikut menyunting Wikipedia. Selain itu, diputar juga video singkat yang berisi kesan-kesan beberapa orang peserta yang mengikuti Proyek Ganesha.

Puncak acara adalah pengumuman ketiga orang pemenang yang berhak mendapatkan hadiah. Dari 78 orang peserta, 8 orang menjadi finalis karena berhasil menyelesaikan hingga misi terakhir. Kedelepan orang ini telah diundang ke Jakarta untuk menghadiri acara penutupan sekaligus mendengarkan pengumuman pemenang.

Delapan orang finalis Proyek Ganesha beserta perolehan nilai akhir.

Kedelapan orang tersebut adalah:

  1. I Wayan Nadi Antara, dengan artikelnya "Arkeoastronomi" dan nilai akhir 75,90.
  2. Abdullah Faqih, dengan artikelnya "Masyarakat Hukum Adat Rongi" dan nilai akhir 71,48.
  3. Deni Ade Munanda, dengan artikelnya "Agama di Amerika Serikat" dan nilai akhir 67,48.
  4. Ade Nina Siti Nurhasanah, dengan artikelnya "Pierre Bourdieu" dan nilai akhir 66,35.
  5. Lucyana Dwi Larasati, dengan artikelnya "Hak Menentukan Nasib Sendiri" dan nilai akhir 60,29.
  6. Gilang Syawal Ajiputra, dengan artikelnya "Demokrasi di Indonesia" dan nilai akhir 58,14.
  7. Noval Kurniadi, dengan artikelnya "Kasus Korupsi e-KTP" dan nilai akhir 55,56.
  8. Muhammad Afif, dengan artikelnya "Perdagangan Internasional Era Jawa Kuno" dan nilai akhir 52,33.

Pada akhirnya, satu orang pemenang utama yang mendapatkan beasiswa ke Jerman selama satu bulan adalah I Wayan Nadi Antara (Pemenang I). Sedangkan, dua orang pemenang yang mendapatkan beasiswa Goethe Institut di Indonesia adalah Abdullah Faqih (Pemenang II) dan Deni Ade Munanda (Pemenang III). Foto-foto selengkapnya dapat dilihat di sini.

Tiga orang pemenang Proyek Ganesha.
Pemenang pertama Proyek Ganesha, I Wayan Nadi Antara. Hadiah diberikan oleh Bapak Nico Sandfuchs.
Pemenang kedua Proyek Ganesha, Abdullah Faqih. Hadiah diberikan oleh Bapak Ivan Lanin.
Pemenang ketiga Proyek Ganesha, Deni Ade Munanda. Hadiah diberikan oleh Ibu Anggi Kusumadewi.

Pemberian Umpan Balik

Seusainya kompetisi, panitia menyebarkan angket kepada para pendaftar dan peserta untuk meminta umpan balik mereka mengenai kompetisi ini. Serta juga meminta saran dan masukan agar kompetisi dapat menjadi lebih baik di masa depan. Total ada 22 orang yang mengisi umpan balik ini. Sebagian besar dari mereka mengetahui mengenai Proyek Ganesha ini dari media sosial, sedangkan yang lainnya mendapat informasi dari teman atau keluarga juga dengan melihat poster di kampusnya. Ketika ditanya apa motivasi mereka mengikuti kompetisi ini, tidak mengherankan bahwa banyak yang menjawab kalau mereka tertarik dengan hadiah yang ditawarkan. Namun, ada juga yang mengaku ikut serta karena ingin mengisi waktu luang, mengasah kemampuan menulis, dan ada juga yang karena mencintai ensiklopedia sejak kecil.

Sebagian peserta mengaku penjelasan teknis yang diberikan panitia sudah cukup jelas, namun sebagian lain masih kurang mengerti karena kurang mendetail dan juga karena komunikasi yang harus melalui surel sehingga beberapa bagian masih tidak jelas. Hampir setengah dari responden menyatakan merasa terbantu dengan video tutorial yang diberikan oleh panitia.

Evaluasi Pelaksanaan dan Hasil

Hasil yang Dicapai

Tabel 1 : Kualitas artikel yang dibuat oleh peserta dan jumlahnya.
  • Selama kompetisi didapatkan 78 peserta yang telah melewati Misi 0 yaitu membuat minimal 50 suntingan apa pun di Wikipedia. Jumlah peserta ini telah melampaui jumlah yang diharapkan yaitu 70 orang.
  • Dari total 78 orang peserta tersebut, sebanyak 8 orang berhasil mencapai misi kesepuluh. Hal ini berarti hanya 10,25% dari peserta yang dapat menyelesaikan hingga akhir kompetisi. Hasil ini masih dibawah apa yang diharapkan yaitu paling tidak 40% peserta mencapa akhir.
  • Dari kompetisi dihasilkan 4062 artikel yang disunting oleh peserta, 1265 artikel baru dibuat, 859 artikel diperiksa oleh panitia, dan 239 artikel bertopik Jerman telah ditulis oleh peserta. Hasil ini jauh melampaui target awal, yaitu 550 artikel (baik baru maupun mengembangkan artikel yang sudah ada).
Tabel 2 : Jumlah Pengunjung Situs per bulan untuk tahun 2017.
  • Selama kompetisi panitia memeriksa total 859 artikel. Dari jumlah artikel tersebut, sebesar 23,75% merupakan artikel dengan kualitas kelas B ke atas (lihat Tabel 1). Jumlah ini belum mencapai 50% seperti yang diharapkan.
  • Jumlah pembaca artikel-artikel yang dibuat oleh peserta sendiri mencapai 34,3 juta pengunjung selama kompetisi berlangsung. Hal ini merupakan peningkatan yang signifikan dari segi pembaca. Sementara itu, jumlah pengunjung Wikipedia Bahasa Indonesia secara keseluruhan juga meningkat. Jumlah paling tinggi selama kompetisi terlihat di bulan Oktober 2017, dimana jumlah pengunjung mencapai sekitar 138 juta orang (lihat Tabel 2). Peningkatan ini mencapai sekitar 50% dari jumlah pembaca di bulan Juni 2017. Walaupun begitu, peningkatan ini tidak dapat juga dikatakan murni hanya karena adanya kompetisi Proyek Ganesha. Namun Proyek Ganesha tentu berkontribusi pada peningkatan ini.
  • Daftar artikel yang telah dibuat oleh peserta dapat dilihat di sini


Untuk statistik lainnya, sebelum, selama, dan setelah kompetisi berlangsung dapat dilihat melalui gambar di bawah ini:

Grafik 1 : Statistik jumlah akun baru yang dibuat per bulan untuk tahun 2017.
Grafik 2 : Statistik jumlah penyunting aktif per bulan untuk tahun 2017.
Grafik 3 : Statistik jumlah suntingan per bulan untuk tahun 2017.
Grafik 4 : Statistik jumlah pengunjung situs per bulan untuk tahun 2017.

Hambatan dan Tantangan

Beberapa hambatan yang ditemui dalam penyelenggaraan kompetisi Proyek Ganesha ini antara lain adalah:

  1. Panitia menemukan bahwa banyak sekali orang yang berminat untuk mengikuti kompetisi ini setelah melihat pengumuman daring. Akan tetapi, sebagian besar orang hanya berhenti dengan mendaftarkan diri dan mengisi formulir daring. Setelah itu, banyak yang tidak melanjutkan membuat akun di Wikipedia maupun membuat 50 suntingan. Ternyata, berdasarkan umpan balik dari pendaftar, banyak yang merasa terintimidasi terlebih dulu setelah melihat bahwa tantangan di Misi O adalah membuat 50 suntingan. Karena mereka tidak mengerti apa yang dimaksud dengan suntingan, maka banyak yang mengira bahwa diharuskan membuat 50 artikel. Panitia kemudian segera mengoreksi dengan mengirimkan surel penjelasan lebih lanjut apa yang dimaksud dengan 50 suntingan. Selain itu, banyak juga yang kemungkinan bingung untuk memulai karena belum terbiasa dengan tampilan Wikipedia. Ada yang tidak mengerti bagaimana cara mendaftar, atau bagaimana cara menyunting. Karena itu, panitia membuatkan beberapa video tutorial untuk memudahkan peserta mengetahui bagaimana bernavigasi di Wikipedia.
  2. Untuk menunjang peserta yang masih tidak mengerti cara menulis di Wikipedia, panitia juga menfasilitasi dengan pelatihan menulis tatap muka. Namun, komitmen peserta yang mendaftar pelatihan ini sangat rendah karena banyak yang mendaftar akhirnya tidak dapat pada saat pelatihan. Karena seluruh pelatihan bebas biaya, tidak ada hal yang dapat mengikat peserta untuk datang pada pelatihan tersebut. Hal ini terjadi meskipun panitia sudah mengkonfirmasi ulang kehadiran mereka sebelum acara.
  3. Banyak peserta yang merasa bahwa kompetisi memilikii tingkat kesulitan yang tinggi dan melelahkan. Kemungkinan, ini adalah alasan banyak peserta yang tidak melanjutkan lagi ke misi-misi selanjutnya. Untuk selanjutnya, dapat dipertimbangkan membuat misi-misi awal yang lebih mudah.

Selanjutnya, tantangan terbesar adalah bagaimana agar para peserta kompetisi tetap menjadi kontributor aktif di Wikipedia Bahasa Indonesia maupun di proyek wiki lainnya. Tiga bulan setelah kompetisi selesai, hanya ada satu peserta yang masih aktif menyunting di Wikipedia, yaitu Ade Nina Siti N. Tantangan lainnya adalah bagaimana agar lebih tercipta kolaborasi antar peserta proyek sehingga pada akhirnya yang juga didapatkan peserta adalah semangat kolaborasinya dan tidak hanya semangat kompetitif.

Pelajaran yang Didapat

Melalui penyelenggaraan kompetisi Proyek Ganesha, ini panitia menyadari bahwa kompetisi dengan jangkauan atau target peserta yang publik sangat berguna ntuk meningkatkan kesadaran orang-orang awam yang belum mengetahui mengenai sistem kolaborasi Wikipedia. Banyak yang tidak paham kalau Wikipedia dapat disunting oleh dirinya sendiri. Dengan adanya kompetisi seperti ini, juga dengan beberapa liputan di media setidaknya dapat memberikan sedikit pemahaman mengenai nilai kolaboratif Wikipedia. Selain itu, kompetisi tetap merupakan cara yang paling ampuh untuk meningkatkan jumlah atau kuantitas konten di Wikipedia dalam waktu yang relatif singkat. Target kuantitas artikel selalu dapat dicapai dengan mengadakan kompetisi. Karena itu, kompetisi adalah alat yang efektif untuk mencapai tujuan jangka pendek seperti jumlah artikel. Untuk tujuan jangka panjang seperti konsistensi jumlah penyunting aktif, perlu dirancang strategi lain yang lebih baik.

Liputan Media

Pada kegiatan bincang pers yang diadakan bersama Goethe-Institut Indonesien, hadir beberapa wartawan dari The Jakarta Post, Kumparan.com, VOI News, dan Harian Kompas. Selain itu, majalah NOW! Jakarta juga mewawancarai Ivonne Kristiani, terkait kompetisi menulis Proyek Ganesha dan menerbitkannya di edisi Januari 2018. Beberapa liputan di media massa daring dan luring maupun pengumuman di situs web adalah: