Proyek Pemetaan dan Transparansi di Kalimantan/Laporan Aktivitas/Pelatihan & Kompetisi Pemetaan Samarinda

Dari Wikimedia Indonesia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Laporan Kegiatan Pelatihan Pemetaan Digital Menggunakan OpenStreetMap Kota Samarinda, Kalimantan Timur

Harry Mahardhika menjelaskan mengenai OSM dan peraturan kompetisi pemetaan

Kegiatan : 1. Pelatihan Pemetaan Digital Menggunakan OpenStreetMap

             2.  Pelatihan Survei Lapangan
             3. Pengantar Kegiatan Kompetisi Pemetaan di Kota Samarinda

Tempat Kegiatan : Lotus Room, Swiss-Belhotel Borneo, Samarinda Tanggal Kegiatan : 1. Pelatihan Pemetaan Digital Menggunakan OpenStreetMap

 ( 22 dan 24 Juni 2015)
 2. Pelatihan Survei Lapangan (23 Juni 2015)
             3.  Pengantar Kegiatan Kompetisi Pemetaan di Kota Samarinda
 (24 Juni 2015)

Waktu Kegiatan : 09.30 - 17.00 WITA Jumlah Peserta : 19 orang

Ringkasan Kegiatan Pelatihan OpenStreetMap (OSM) di Samarinda, Kalimantan Timur ini merupakan rangkaian kegiatan HOT Indonesia bersama dengan Wikimedia Indonesia (WMID) dalam Proyek Pemetaan dan Transparansi di Kalimantan yang didanai oleh Make All Voices Count (MAVC). Pelatihan OSM kali ini adalah untuk melengkapi kegiatan pelatihan sebelumnya telah diadakan pada tanggal 16 - 18 Februari 2015 di Hotel Amaris, Samarinda. Pelatihan ini diikuti oleh 3 pergururuan tinggi di Samarinda yaitu Universitas Mulawarman, Politeknik Negeri Samarinda dan STMIK SPB Airlangga. Mayoritas Peserta adalah peserta baru dari pelatihan sebelumnya dengan komposisi 17 peserta baru dan 2 peserta lama. Pelatihan OSM ini dilaksanakan selama 3 hari yaitu dari tanggal 22 hingga 24 Juni 2015 dari pukul 09.00 hingga 17.30 WITA. Berdasarkan dari evaluasi dari pelatihan sebelumnya, maka tempat pelatihan kali ini mengambil lokasi yang berbeda yaitu di Swiss-Belhotel Borneo, Samarinda. Lokasi ini dipilih karena memiliki posisi yang strategis di tengah kota sehingga memudahkan seluruh peserta untuk menjangkaunya karena memiliki aksesibilitas yang tinggi. Selain itu, di lokasi ini tersedia fasilitas internet gratis sehingga memudahkan untuk kegiatan pelatihan ini yang akan selalu membutuhkan akses internet dan lokasi ini memiliki ruangan yang mampu menampung lebih dari 19 peserta. Dibandingkan dengan alternatif yang lain lokasi ini memiliki kelebihan yang lebih banyak dari segi lokasi, fasilitas dan kapasitas ruangan.

Dimana pada pelatihan sebelumnya, target pengumpulan dan pemetaan di Kota Samarinda tidak menunjukkan dampak yang signifikan sehingga pelatihan OSM kali ini adalah untuk kembali memperkenalkan pemetaan digital kepada para mahasiswa di Kota Samarinda sekaligus untuk melengkapi data-data yang ada di Samarinda khususnya berupa fasilitas-fasilitas umum untuk dimasukkan ke dalam OpenStreetMap seperti Fasilitas Pendidikan (TK, SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi/Universitas), Fasilitas Kesehatan (Rumah Sakit dan Puskesmas), Fasilitas Sosial (Kantor Pemerintahan, Tempat Ibadah, Kantor Pemadam, Kantor Polisi maupun Pasar/Toko). Lebih lanjut, objek-objek yang dipetakan ke dalam OSM diminta untuk diisikan informasi spesifik seperti Nama Objek, Alamat Objek, Kapasitas Objek, Jumlah Lantai, Tipe Objek tersebut misalnya objek tersebut adalah sekolah maka itu SD, SMP, SMA ataukah Pesantren, Kepemilikan Objek dimana penjelasan apakah objek tersebut milik Pemerintah seperti SD Negeri ataukah milik Swasta seperti Yayasan Pendidikan dan URL/website yang memiliki informasi umum tentang objek tersebut.