Rapat Dewan Pengurus/2011-02-18

Dari Wikimedia Indonesia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Rapat Dewan Pengurus ketiga Wikimedia Indonesia administrasi Siska Doviana 2011-2012 dilaksanakan pada tanggal 18 Februari 2011 di Jakarta.

Hadir:

Keputusan rapat

Exit strategy pembatalan acara ulang tahun

  • Sehubungan dengan adanya surel balasan dari Barry Newstead tanggal 18 Februari 2011 yang menyatakan keberatan dengan permintaan US$ 5,056 untuk perayaan ulang tahun Wikipedia bahasa Indonesia dan menawarkan US$ 1,000 - 1,500, Dewan Pengurus memutuskan untuk menolak tawaran WMF dan membatalkan acara tersebut.
  • Alasannya bahwa dengan dana sebesar US$ 1,000 - 1,500 proyek ulang tahun tetap tidak bisa dijalankan. Tujuan acara sudah dijelaskan bahwa bukan hanya sekedar perayaan ulang tahun tetapi untuk menjangkau calon investor yang berpotensi untuk tujuan jangka panjang.


Perbankan Wikimedia Indonesia 2008

-

Status Keanggotaan

  • Secara teknis pelaksanaan diputuskan:
1.Pendaftaran dibuka terlebih dahulu untuk internal (anggota 2010) dan lingkup kecil yang sudah menyatakan ketertarikannya pada tanggal 28 Februari 2011 hingga tanggal 07 Maret 2011.
2.Pendaftaran untuk umum dibuka pada tanggal 08 Maret 2011 hingga tanggal 19 Maret 2011.
3.Pengembalian formulir dan pembayaran iuran paling lambat diterima tanggal 31 Maret 2011.
4.Pengumuman penerimaan anggota di tanggal 15 April 2011.
  • Yana harus memperbaiki halaman keanggotaan sesuai dengan skema yang sudah dijelaskan pada rapat.

Affidavit Ford Foundation untuk Wikimedia Indonesia

  • Pengisian administratif tentang organisasi Wikimedia Indonesia kepada Ford mulai dilakukan, termasuk diantaranya:
    • Penyusunan laporan keuangan 2008/ 2009/ 2010, pasal AD/ART yang baru yang secara kebetulan versi perbaikan dari Departemen Kehakiman secara jelas dan lugas memasukkan pasal dimana kekayaan Wikimedia Indonesia tidak akan jatuh untuk para pendiri/ anggotanya - sehingga memudahkan pengajuan hibah karena salah satu syarat Ford Foundation ternyata ini.
    • Peninjauan keseimbangan (keaneka ragaman) antara latar belakang budaya, ras, jenis kelamin, asal-usul, hingga bahasa dilakukan dengan hasil sebagian besar dewan beragama Kristen baik Katolik ataupun Protestan, suku Tionghoa, sedangkan jenis kelamin antara pria dan wanita kurang lebih seimbang antara Dewan Pegurus dan Dewan Pengawas.