Rencana Strategis 2017/Rancangan Rencana Strategis

Dari Wikimedia Indonesia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Rencana Strategis 2017 Anggaran Laporan Dokumentasi Kegiatan Laporan Penggunaan Dana Rancangan Rencana Strategis

Halaman ini memuat Rencana Strategis Wikimedia Indonesia selama lima tahun ke depan 2018-2023. Rumusan dari renstra diambil dari hasil tahapan proyek Rencana Strategis 2017.

Pendahuluan

Semenjak didirikan pada tahun 2008, Wikimedia Indonesia belum memiliki rencana strategis untuk bisa dijadikan batu pijakan dan juga untuk menjadi acuan kegiatan, program, serta proyek yang akan dijalankan.

Wikimedia Indonesia

Wikimedia Indonesia adalah organisasi nirlaba dan merupakan mitra lokal dari Wikimedia Foundation, pengelola situs populer dunia Wikipedia dan proyek-proyek wiki lainnya.

Visi

Sesuai dengan Visi Yayasan Wikimedia, maka visi Wikimedia Indonesia adalah:"Sebuah dunia di mana setiap orang dapat saling berbagi segala pengetahuan dengan bebas." yang disarikan sebagai berikut dalam AD/ART yaitu "meningkatkan pemahaman dan pemberdayaan serta rangsangan agar masyarakat tergerak untuk ikut berkontribusi dalam upaya pengumpulan, pengembangan, dan penyebaran materi-materi pengetahuan bersumber terbuka".

Struktur Organisasi

Wikimedia Indonesia mempunyai struktur secara umum sebagai berikut:

  • Rapat Umum Anggota.
  • Dewan Pengawas.
  • Dewan Pengurus.

Tujuan - Apa yang ingin kita capai lima tahun ke depan?

  1. Produksi dan Penyebaran Konten
  2. Jaringan Pengetahuan
  3. Platform dan Penyampaian Konten
  4. Penguatan Organisasi
  5. Sumber Daya Berkelanjutan
  6. Pengembangan Modal Sosial

Program

Program Kerja I: Produksi dan Penyebaran Konten

Wikimedia Indonesia mempunyai misi untuk mendukung produksi konten serta menyebarkan konten pengetahuan yang bersifat bebas dan gratis untuk semua lapisan masyarakat. Ada lima subprogram dalam program kerja pertama ini, yaitu:

  1. Pelatihan proyek Wikimedia untuk umum
  2. Kerja sama membangun konten tematik dengan lembaga lain
  3. Penerjemahan konten
  4. Perlombaan penulisan artikel di Wikipedia
  5. Pengembangan konten-konten digital yang hak ciptanya telah habis di internet bertema Indonesia

Subprogram 1.1: Pelatihan proyek Wikimedia untuk umum

Wikimedia Indonesia selama ini sudah merintis program pelatihan proyek Wikimedia dalam skema proyek WikiLatih. Proyek Wikimedia selain Wikipedia yang paling terkenal juga ada proyek dalam bidang perkamusan (Wiktionary), gudang berkas digital (Wikimedia Commons), basis data terstruktur (Wikidata) serta beberapa proyek lainnya. Subprogram ini bertujuan agar masyarakat bisa memahami cara berkontribusi di Wikipedia dan bisa menambah konten. Program ini juga mengharapkan adanya peningkatan kualitas dan kuantitas konten dan para peserta pelatihan juga bisa memahami cara kerja dan fungsi teknis yang ada dalam jejaring situs proyek Wikimedia.

Subprogram 1.2: Kerja sama membangun konten tematik dengan lembaga lain

Usaha peningkatan dan pengembangan konten di proyek Wikimedia tidak hanya mengandalkan sumbangan dari sukarelawan semata. Wikimedia Indonesia telah memulai kerja sama dengan organisasi lain untuk menunjang usaha tersebut. Pada tahun-tahun sebelumnya, kerja sama dilakukan dalam skema proyek WikiLatih.

Peningkatan dan pengembangan konten tersebut bersifat tematik dan pemilihan topik disesuaikan dengan kecakapan dan kemahiran dari organisasi tertentu. Hal ini juga didasarkan atas kebutuhan akan artikel bertema tematik. Tentu dengan peningkatan kerja sama secara langsung juga bisa meningkatan konten tematik.

Subprogram 1.3: Penerjemahan konten

Fitur penerjemahan konten merupakan salah satu fitur untuk peningkatan konten di Wikipedia. Fitur ini membantu pengguna yang sudah mahir dalam bahasa tertentu, untuk bisa menerjemahkan artikel ke bahasa lain. Wikimedia Indonesia sendiri sudah memulai edukasi untuk fitur khusus ini pada pelaksaan proyek WikiLatih. Setelah melakukan pengenalan dan partik langsung, para peserta diharapkan dapat memahami cara menerjemahkan artikel melalui fitur penerjemahan konten.

Hasil akhir yang diharapkan selain artikel Wikipedia semakin banyak juga kualitas artikel terjemahan juga bagus dan bukan seperti penerjemahan berbasis mesin penerjemah.

Subprogram 1.4: Perlombaan penulisan artikel di Wikipedia

Wikimedia Indonesia sudah beberapa kali mengadakan perlombaan penulisa ndi Wikipedia guna mendapatkan artikel yang memenuhi standar Wikipedia dan untuk memetakan kemampuan pengguna dalam penulisan artikel. Dengan membangun suasana kompetitif, para peserta akan berusaha secara maksimal untuk membuat artikel terbaik. Dari segi kualitas konten, tentu hal ini sangat membantu peningkatan kualitas konten dan secara langsung kuantitasnya juga. Subprogram 1.5: Pengembangan konten-konten digital yang hak ciptanya telah habis di internet bertema Indonesia Kontek lokal sangat kurang dalam ranah dunia digital. Hal ini dikarenakan beberapa faktor, salah satunya dikarenakan rendahnya kadar pengetahuan akan hak cipta dan masa berlakunya. Untuk itu, Wikimedia Indonesia ingin meningkatkan penyebaran konten yang sudah bebas masa hak ciptanya, supaya masyarakat bisa ikut mendapatkan manfaat nyata dari tersebarnya pengetahuan secara bebas dan gratis. Hal itu dilakukan dengan, mendorong instansi dan juga melalui proyek tertentu agar konten lokal terutama yang sudah bebas hak cipta bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat umum.

Program Kerja II: Jaringan Pengetahuan

Sebagai salah satu pendukung platform ilmu pengetahuan di dunia, Wikimedia Indonesia memiliki tugas untuk terus berupaya meningkatkan kualitas konten di Wikipedia. Hal ini memungkinkan bahwa konten-konten artikel ini terus bertambah dan isinya tetap teperbarui dengan kondisi dan situasi saat ini.

Subprogram 2.1: Penyelenggaraan diskusi secara berkala dengan peserta yang berasal dari organisasi-organisasi yang memiliki kesamaan fokus

Wikimedia Indonesia menyadari bahwa terdapat institusi dan organisasi lainnya di Indonesia yang memiliki kesamaan visi dan misi dengan Wikimedia. Terdapat kesempatan untuk mengadakan pertemuan-pertemuan, baik formal maupun informal, untuk membicarakan masalah-masalah yang sedang berlangsung atau menampung ide-ide dan pemikiran-pemikiran dari para pakar. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terbentuknya sebuah forus diskusi berkala untuk berbagi pemikiran antarorganisasi dalam bentuk ide strategis dalam menghadapi masalah yang sedang terjadi.

Subprogram 2.2: Keterlibatan Wikimedia Indonesia dalam forum-forum tematik yang sudah ada

Wikimedia Indonesia sebagai sebuah organisasi nirlaba perlu bekerja sama dan berjejaring dengan organisasi lain di Indonesia untuk melaksanakan program-programnya. Semakin bertambahnya jejaring, semakin besar jumlah program dan tingkat keberhasilan yang dicapai. Hal ini tentunya akan mengangkat nama Wikimedia Indonesia di mata umum dan semakin terbuka kesempatan Wikimedia Indonesia untuk menjangkau program-program yang lebih besar dan terlibat dalam kerja sama dengan beragam organisasi.

Subprogram 2.3: Penerbitan nawala yang berkaitan dengan isu-isu tematik

Untuk meningkatkan kesadaran individu mengenai isu-isu tematik terkini, Wikimedia Indonesia menerbitkan nawala berkala yang berisi ringkasan berita dari berbagai isu yang menjadi fokus Wikimedia Indonesia. Kumpulan berita tersebut diringkas dari beragam sumber dengan rapi dan dipastikan agar konten-kontennya dapat membangkitkan minat pembaca untuk berpartisipasi dalam forus diskusi.

Program Kerja III: Platform dan Penyampaian Konten

Wikimedia sebagai salah satu penyedia platform MediaWiki mengizinkan pengguna untuk membuat dan mengembangkan artikel di Wikipedia secara gotong royong dengan mudah. Sama halnya dengan pengguna yang berkunjung ke Wikipedia untuk memperoleh informasi, mereka dengan mudah mengakses informasi di Wikipedia hanya dengan menggunakan sambungan internet dan komputer.

Seiring dengan majunya teknologi, jumlah pengguna ponsel pintar semakin tumbuh dan mengungguli penggunaan komputer. Menurut statistik, pengguna ponsel pintar pada tahun 2017 mencapai 2,32 miliar pengguna. Hal ini perlu diperhitungkan oleh Wikimedia agar penyampaian konten-konten di situs proyek Wikimedia juga dapat dimanfaatkan dengan baik melalui teknologi ponsel pintar.

Subprogram 3.1: Mengupayakan penyampaian konten melalui perangkat bergerak

Wikimedia Indonesia ingin mengupayakan agar konten-konten di proyek-proyek Wikimedia dapat disesuaikan dengan format tampilan di perangkat bergerak, seperti ponsel pintar. Dengan adanya upaya ini, Wikimedia mengharapkan konten-konten, yang selama ini diakses dengan mudah melalui komputer, dapat diakses pula dengan mudah dan nyaman di ponsel pintar kapan saja dan di mana saja, serta dapat menjaring lebih banyak pengguna baru untuk mengunjungi situs-situs proyek Wikimedia.

Subprogram 3.2: Melihat kemungkinan penyampaian konten yang hanya membutuhkan lebar pita rendah (low bandwidth)

Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan, yang membutuhkan lebih banyak upaya dan usaha untuk pemerataan infrastruktur teknologi di seluruh wilayah. Salah satu masalah yang dihadapi adalah infrastruktur internet yang belum optimal di beberapa wilayah, termasuk wilayah tengah dan timur Indonesia. Wikimedia Indonesia berupaya untuk meminimalisasikan penggunaan data yang digunakan ketika mengakses situs-situs Wikimedia. Dengan adanya fitur low bandwidth, diharapkan masyarakat Indonesia yang memiliki sambungan internet terbatas dapat mengakses dengan lancar tanpa memerlukan banyak data dan menikmati konten-konten yang tersedia di Wikipedia dan situs Wikimedia lainnya, termasuk Wikimedia Commons dan Wikidata.

Subprogram 3.3: Pengayaan konten dalam format audio dan visual

Wikimedia Indonesia menyadari bahwa saat ini konten-konten yang lebih banyak dihasilkan adalah konten yang berupa teks. Hal ini menimbulkan ketimpangan dengan format lainnya, seperti konten audio dan visual. Wikimedia Indonesia ingin berupaya untuk memfokuskan pada pengayaan konten dalam format audio dan visual. Wikimedia Indonesia mengharapkan bahwa konten audio dan visual ini dapat membantu pengguna-pengguna yang memiliki keterbatasan sehingga mereka dapat mengakses dan menggunakan konten-konten di situs Wikimedia dengan baik.

Subprogram 3.4: Melakukan survei untuk melihat kesadaran masyarakat terhadap keberadaan Wikipedia

Selama ini, Wikimedia Indonesia ingin mengetahui keberadaan Wikipedia dalam masyarakat melalui survei. Selain itu, survei ini juga mengetahui keberadaan Wikimedia Indonesia dalam masyarakat sehingga Wikimedia Indonesia dapat merumuskan program-program yang tepat di masa depan. Hasil yang diharapkan dalam subprogram ini adalah tersedianya informasi penting terkait kesadaran masyarakat mengenai Wikipedia dan Wikimedia Indonesia dari survei tersebut.

Program Kerja IV: Penguatan Organisasi

Wikimedia Indonesia sebagai organisasi nirlaba berbentuk perkumpulan menyadari bahwa selain pelaksanaan program-program kerja yang tepat sasaran, dibutuhkan juga penguatan sistem kerja organisasi agar setiap program ataupun kegiatan yang dilakukan dapat efisien dan terintegrasi dengan baik. Untuk itu, demi menopang terlaksananya program-program kerja dibutuhkan sistem kerja dan prosedur operasi yang rapi dan terstandarisasi. Hal ini untuk menghindari terjadinya permasalahan yang mungkin timbul dari ketimpangan-ketimpangan yang disebabkan karena tidak adanya kebijakan yang baku dalam kegiatan operasional organisasi, juga untuk memupuk kebiasaan tertib administrasi dan keuangan.

Subprogram 4.1: Pelengkapan pranata organisasi

Melalui subprogram ini, Wikimedia Indonesia berkomitmen untuk memperbaiki sistem kerangka kebijakan yang selama ini belum baku dan resmi. Sistem kerangka kebijakan ini meliputi beberapa aspek, yaitu manajemen sumber daya manusia, manajemen proyek, dan manajemen keuangan. Hasil yang ingin dicapai adalah terbentuknya struktur dan prosedur yang jelas dalam setiap pengambilan keputusan dalam pengelolaan ketiga hal tersebut. Hal ini tercermin misalnya dalam pembuatan prosedur langkah demi langkah yang jelas dalam perekrutan pekerja proyek dan/atau staff organisasi maupun juga dalam protokol pengelolaan dana dan keuangan yang jelas dalam setiap proyek.

Subprogram 4.2: Pelaksanaan rutin pengembangan sumber daya manusia

Mengingat bahwa tanpa sumber daya manusia yang tepat dan kompeten maka program-program kerja tidak dapat terlaksana dengan baik maka Wikimedia Indonesia berdedikasi melalui subprogram ini untuk melakukan pengembangan sumber daya manusia secara rutin melalui peningkatan kompetensi, pelatihan internal maupun eksternal, juga dengan penugasan staff ke acara-acara, konferensi, maupun seminar yang dianggap bermanfaat untuk pribadi dan organisasi. Demi meningkatkan kuantitas sumber daya manusia yang berkualitas, Wikimedia Indonesia juga akan melaksanakan program magang yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan merekrut tenaga-tenaga baru yang berpotensi.

Subprogram 4.3: Peningkatan kapasitas manajemen pengetahuan internal Wikimedia Indonesia

Subprogram ini bertujuan untuk meningkatkan sistem manajemen pengetahuan dalam internal organisasi Wikimedia Indonesia dengan menciptakan sistem penyimpanan dan penemuan kembali data dengan baik dan terstruktur. Dengan begitu, pembelajaran dari proyek maupun program yang lalu tidak hilang melainkan dapat diturunkan kepada pengurus ataupun pekerja proyek yang baru sehingga kesalahan yang sama tidak terulang. Pengorganisasian data yang baik juga akan menunjang pengambilan keputusan yang dilengkapi dengan informasi yang memadai.

Subprogram 4.4: Pengembangan kapasitas organisasi Wikimedia Indonesia

Melalui subprogram ini, Wikimedia Indonesia ingin mengembangkan kapasitas organisasinya terutama dalam hal pelengkapan fungsi yang belum ada di Wikimedia Indonesia, semisal kebutuhan akan staf atau konsultan dalam bidang tertentu, sehingga bisa memberikan dukungan lebih dan menguatkan kapasitas Wikimedia Indonesia.

Program Kerja V: Sumber Daya Berkelanjutan

Sebagai organisasi nirlaba yang bergantung pada pendanaan dari donor, Wikimedia Indonesia harus mampu mengatur sumber daya yang dimilikinya serta membuka peluang sumber daya baru untuk dapat menjaga keberlangsungan pelaksanaan proyek-proyek di dalamnya. Tanpa adanya pendanaan, proyek-proyek yang berpotensi membuat perubahan terancam tidak dapat dilaksanakan. Untuk itu, diperlukan strategi dalam skema pendanaan yang dapat meliputi diversifikasi donor, merancang model pendanaan lain hingga mempererat hubungan antara individu dan organisasi.

Subprogram 5.1: Diversifikasi donor

Wikimedia Indonesia selama ini mendapatkan bantuan dana dari beberapa donor. Namun, donor tersebut masih belum beragam dan kadang kala belum bisa mendukung proyek Wikimedia Indonesia secara maksimal. Untuk itu diperlukan usaha agar Wikimedia Indonesia bisa dipercaya oleh lebih banyak lagi lembaga donor untuk pengelolaan proyek-proyek yang sesuai dengan misi Wikimedia Indonesia. Lembaga donor yang beragam juga memungkinkan untuk meningkatkan dukungan kepada lebih banyak program kerja.

Subprogram 5.2: Mencari model pendanaan lain

Konsep pendanaan Wikimedia Indonesia juga disesuaikan dengan kebutuhan. Model pendanaan juga tidak boleh bergantung dari dana internal saja. Model dana berbagi juga bisa meminimalkan pengeluaran dana dan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan lain.

Subprogram 5.3: Memperkokoh skema dukungan individual-organisasional

Dalam dunia lembaga kenirlabaan, dukungan individu dan antarorganisasi juga sangat penting, selain kesamaan misi juga kegiatannya juga bersifat kemasyarakatan. Wikimedia Indonesia juga berencana untuk memperkokoh dukungan antara individu dan organisasi atau multiorganisasi. Sehingga dapat diharapkan adanya kerja sama reguler yang menyebabkan semakin eratnya jejaring kelembagaan dan individu.

Subprogram 5.4: Memperkokoh hubungan antara Wikimedia Indonesia dengan sukarelawan

Sukarelawan merupakan pilar utama dari gerakan Wikimedia. Tentu saja, Wikimedia Indonesia yang didirikan oleh sukarelawan juga perlu mendapatkan dukungan dari para sukarelawan lainnya. Pertemuan reguler dengan para sukarelawan diharapkan dapat menjaring minat dan menumbuhkan rasa kepercayaan terhadap proyek yang dikelola Wikimedia Indonesia. Tujuan akhirnya juga mengadakan suatu acara untuk mengundang para sukarelawan untuk bisa saling bertukar pikiran terhadap kemajuan gerakan Wikimedia sendiri.

Program Kerja VI: Pengembangan Modal Sosial

Subprogram 6.1: Keberadaan/ketampakan di lingkungan lembaga pemerintahan

Walaupun Wikimedia Indonesia sudah berdiri semenjak 2008, masih banyak lembaga pemerintah belum mengenal dan mengetahuinya. Banyak yang lebih tahu Wikipedia, padahal Wikipedia merupakan salah satu proyek dari sekitar 15 proyek pendukung penyebaran pengetahuan bebas. Untuk itu, perlu diadakan kegiatan kunjungan ke organisasi terkait sehingga Wikimedia Indonesia bisa dikenal dan bisa mendapatkan kesempatan melakukan kerja sama antarlembaga. Kelak diharapkan juga kapasitas dan kegiatan Wikimedia juga bisa dikenal secara meluas dalam lingkup lembaga pemerintahan.

Subprogram 6.2: Keberadaan/ketampakan di lingkungan lembaga non-pemerintahan dan lembaga internasional

Walaupun Wikimedia Indonesia sudah berdiri semenjak 2008, masih banyak lembaga nonpemerintahan dan internasional lainnya belum mengenal dan mengetahuinya. Banyak yang lebih tahu Wikipedia, padahal Wikipedia merupakan salah satu proyek dari sekitar 15 proyek pendukung penyebaran pengetahuan bebas. Untuk itu, perlu diadakan kegiatan kunjungan ke organisasi terkait sehingga Wikimedia Indonesia bisa dikenal dan bisa mendapatkan kesempatan melakukan kerja sama antarlembaga. Kelak diharapkan juga kapasitas dan kegiatan Wikimedia juga bisa dikenal secara meluas dalam lingkup lembaga nonpemerintahan dan juga lembaga internasional di Indonesia.

Subprogram 6.3: Keberadaan/ketampakan Wikimedia Indonesia di media sosial dan liputan berita

Wikimedia Indonesia juga memiliki rencana untuk meningkatkan daya jual proyek dan juga organisasi ke media sosial dan juga liputan berita. Walaupun kita mendukung secara penuh tersebarnya pengetahuan bebas dan memiliki misi yang cukup mulia, tidak banyak yang sadar bahwa peranan kelembagaan juga penting. Dengan adanya informasi rutin setiap kegiatan Wikimedia, serta dokumentasi dan penyebaran informasi yang tertata rapi, diharapkan kegiatan organisasi bisa menjangkau warganet dan masyarakat yang lebih luas.