Wikimedia Cipta/Proyek Wikimedia Lontar/Laporan

Dari Wikimedia Indonesia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
EnglishBahasa Indonesia


Ilustrasi Menulis di Internet oleh William Arya

Wikimedia-Lontar untuk penulis Indonesia dimulai dengan ide awal untuk melakukan pelatihan penulisan di Wikipedia untuk pegawai Yayasan Lontar. Pada perkembangannya Perpustakaan Digital Lontar mengungkapkan ketertarikan mereka untuk membuka hak cipta menjadi lisensi terbuka untuk foto-foto yang mereka miliki.

Didukung oleh

Upaya ini terselenggara atas hibah Wikimedia Cipta yang diberikan oleh Wikimedia Foundation, dikoordinasikan oleh Wikimedia Indonesia, dan di bantu oleh Yayasan Lontar untuk pengetahuan bebas.

Laporan

Pembelajaran

  1. Wikimedia Indonesia untuk pertama kalinya mendapat kesempatan dalam menguji coba modul pelatihannya pada organisasi bukan universitas (yang umumnya menjadi target organisasi). Dikarenakan permintaan pelatihan ini sangat spesifik, WMID merancang modulnya agar sesuai dengan kelompok target ini dan mengidentifikasi apakah perubahan pada modul pelatihan memudahkan pesan untuk dimengerti ataukah sebaliknya. Pertemuan koordinasi untuk menyiapkan dan menyusun materi pelatihan sebelum pelatihan dilaksanakan dirasakan membantu. Pelatih datang dalam keadaan siap dan merasa lebih percaya diri. Sementara peserta pelatihan merasa waktu mereka dihargai saat melihat materi pelatihan dirancang khusus untuk mereka. Materi pelatihan memungkinkan peserta untuk mengikuti paduan langkah demi langkah, sehingga kecepatan pembelajaran antara satu peserta yang sudah pernah menyunting wikipedia, sama dengan peserta lain yang belum pernah menyunting sama sekali. Menjadikan pelatihan terarah dan dapat dikendalikan walaupun banyak pertanyaan datang dan permintaan untuk menguasai hal-hal yang mereka inginkan untuk dapat dilakukan.
  2. Wikimedia Indonesia juga belajar untuk mengelola pengharapan peserta dan mengkomunikasikan harapan ini kepada sesuatu yang lebih realistis, karena kami pikir hal ini penting untuk diketahui. WMID memulai pelatihan dengan materi yang mirip yang diberikan pada peserta kompetisi menulis. Perbedaan yang mencolok adalah kontributor asing yang pernah menyunting Wikipedia bahasa Inggris bertanya jauh lebih banyak dan ingin dapat melakukan lebih banyak pada tingkat pemula. Berbeda dengan peserta pelatihan yang akan berkontribusi pada Wikipedia bahasa Indonesia, yang lebih dalam keadaan "pasrah" atas apa yang diajarkan. Peserta kontributor Wikipedia bahasa Inggris terasa seperti menuntut "lebih" dan menuntut "cepat". Walaupun begitu, tuntutan ini juga diterjemahkan dalam bentuk kontribusi.
  3. WMID juga merasa penting untuk menjaga ritme "pembelajaran" hingga tidak terlalu cepat dan dapat dikendalikan. Membuat dan mempersilahkan ruang untuk melakukan kesalahan; seperti melihat peserta pelatihan melanggar peraturan atau instruksi dari pelatih dan menunggu hingga komunitas Wikipedia bahasa Inggris "bereaksi" dengan menaruh rambu atau menegur di halaman percakapan, dianggap penting. Kami menyadari bahwa kejadian-kejadian ini membuat kontributor menjadi kecut hatinya, namun kami rasa hal ini harus dibiasakan agar kontributor tidak menjadi "trauma" dan tetap berkontribusi dengan konstruktif walaupun sempat kecewa. Pelatih yang secara fisik dapat memberikan bantuan pada saat banyak pertanyaan dilontarkan dianggap sangat membantu, walaupun saat kesalahan dilakukan - cukup gatal untuk tidak membetulkan kesalahan tersebut secara keseluruhan - melainkan sebagian, agar yang sedang dilatih pun dapat menguasai keahlian ini.
  4. Chris juga membantu dengan merancang paduan penulisan dan peraturan mengenai hak cipta setelah para peserta dianggap telah menguasai kemampuan teknis untuk berkontribusi.
  5. Melihat keberhasilan Wikimedia Australia dalam bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional Queensland (The State Library of Queensland), Wikimedia Indonesia menghubungi Wikimedia Australia berkaitan dengan penawaran kerja sama dari Perpustakaan Digital Yayasan Lontar untuk mengatur lisensi dari konten mereka. John Vandenberg dari Wikimedia Asutralia melakukan konferensi via telepon dengan Yayasan Lontar dan mendiskusikan:
    1. dbPedia dan penghubungan-data, dan menjelaskan sebagian batasan dari dbPedia, contohnya banyak bagian-bagian informasi tentang penulis dan buku tidak akan muncul di dbPedia. Namun, Lontar senang karena dbPedia akan membuat informasi yang penting dan menarik bagi Lontar, yaitu nama penulis, TTL, ISBN, dan lain-lain, dan memutuskan bahwa hasil karya mereka akan dihubungkan dengan penulis untuk kasus yang sederhana.
    2. Menjelaskan bahwa komunitas akan lebih senang apabila Lontar dapat menyediakan gambar dari para penulis terkenal karena komunitas kesulitan dalam mendapatkan foto-foto tersebut.
    3. Kesesuaian antara lisensi CC-zero dan Open Data Commons Open Database License (ODbL). John berpikir lisensi ODbL terlihat cocok untuk untuk kebutuhan Lontar dan menyarankan agar itu dikombinasikan dengan CC-Zero. John mengembalikan ke Siska untuk menilik kesesuaiannya dengan aplikasi Creative Commons di Indonesia.
  6. Wikimedia Indonesia mengirim Ivan Lanin dan Nita dari proyek Creative Commons Indonesia untuk mengadakan pertemuan dengan Yayasan Lontar.
  7. Pada pertemuan penutupan proyek pada tanggal 1 Desember 2011, pihak Lontar telah menyatakan keinginan mereka memperpanjang proyek. Untuk mengejar 300 artikel, mereka sadar mereka akan butuh lebih banyak sukarelawan penulis dan telah mengontak Perkumpulan Warisan Indonesia (Indonesian Heritage Society) dan HB Jassin serta mengiklankan kebutuhan sukarelawan ini di situs Lontar.
Upaya ini adalah hasrat, jadi untuk kami hal ini tidak terbatas pada jangka waktu proyek. Ini adalah sesuatu yang kami akan perjuangkan seumur hidup
 
Hani (Lontar)
    1. Untuk Wikipedia bahasa Indonesia beberapa sukarelawan telah ditambahkan yaitu: Mike, Rima, Hellen, dan Sylvia

Hasil pelatihan

  • Pelatihan dapat dikatakan berhasil karena pegawai Yayasan Lontar dinilai mampu untuk berkontribusi sesuai dengan peraturan komunitas di Wikipedia bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, mungkin masih membutuhkan bantuan pemformatan sedikit, tetapi lainnya dapat dikatakan telah dapat dilakukan dalam jaringan (online)
  • Kontribusi peserta - Jumlah artikel dibandingkan dengan kompetisi menulis jelas lebih rendah, namun kualitas artikelnya dianggap lebih tinggi dikarenakan rujukan yang akurat dari para pustakawan.
  • Chris Woodrich sukarelawan Wikimedia memanfaatkan jaringan Universitasnya untuk dapat melakukan hal yang serupa di Yogya pada Universitas Sanata Dharma fakultas Bahasa Inggris kelas jurnalisme. Universitas Sanata Dharma mengharapkan WMID dapat menjalankan program ini pada bulan Desember 2011.

Ukuran keberhasilan proyek

  1. Tampaknya target untuk menyelesaikan 300 artikel di bulan Desember tidak akan terpenuhi, penambahan artikel baru dinilai cukup lamban, walaupun begitu perbaikan kualitas artikel dinilai cukup signifikan.
  2. WMID masih menunggu hasil adaptasi lisensi Karya Cipta Bersama (Creative Commons) diadopsi oleh Yayasan Lontar.

Penguatan jaringan kontak dan perluasan jangkauan

  • Proyek ini jelas merupakan salah satu indikator keberhasilan Wikimedia Indonesia dalam perluasan jaringan. WMID ada ditingkat bahwa organisasi lain mengontak WMID untuk melakukan proyek bersama dan bukan WMID mengontak organisasi luar.
  • WMID juga cukup gembira dengan kemungkinan Yayasan Lontar mengaitkan situsnya pada Dbpedia saat mulai "memanen" kerja keras mereka saat berkontribusi untuk wikipedia, karena hal ini akan menambah nilai artikel tersebut menjadi "tersedia" untuk diakses.

Peningkatan kualitas dan kredibilitas

  • Proyek ini secara langsung meningkatkan kualitas artikel di bidang tujuannya. Namun kami masih berupaya untuk mendapatkan kuantitas disamping kualitas, dan terus menerus mencari upaya upaya kreatif yang memungkinkan hal ini.

Kebhinekaan Partisipasi

  • Keanekaragaman yang ditemukan dalam partisipasi tidak hanya dilihat dari segi organisasi yang berpartisipasi yang secara tradisional Wikimedia Indonesia menargetkan universitas, namun juga dari kewarganegaraan peserta. Cukup menarik saat melihat bagaimana individu-individu dengan latar belakang kewarganegaraan yang berbeda merespon pelatihan ini. Walaupun peserta kebanyakan perempuan, proporsi pelatih cukup seimbang antara pria dan wanita. Peserta dan pelatih dan berasal dari Kanada, Amerika Serikat, Inggris, India, dan Indonesia.

Ucapan Terima Kasih

Untuk waktu yang disediakan dalam mencari dan mengidentifikasi sukarelawan Wikipedia dwibahasa yang tinggal di Indonesia dan memiliki ketertarikan yang sesuai dan terlibat dalam diskusi via telpon dengan Yayasan Lontar tentang lisensi terbuka untuk data perpustakaan (1). Untuk menepati jadwal yang disediakan dan datang ke Jakarta secara teratur dalam melakukan pelatihan, dan melakukan tindak lanjut berupa pengawasan, pelaporan mengenai proyek ini di Wikipedia Signpost dan memberi masukan masukan yang berharga (2). Untuk waktu yang disediakan dalam menyiapkan materi-materi komunikasi, pemilihan informasi, dokumentasi, dan melakukan tindak lanjut pada peserta (3&4). Terakhir, Yayasan Lontar (1-5) yang kesediaannya dalam bekerja sama menjadikan proyek ini dapat dilakukan.

Wikimedia

  1. John Vandenberg (Wikimedia Australia)
  2. Christopher Allen Woodrich (Sukarelawan kontributor Wikipedia Bahasa Inggris, pelatih dan pengawasan proyek)
  3. Kartika Sari Henry (Pelatih dan pengawas proyek)
  4. Mulwardi Tjitra (Pelatih, pengawas proyek dan Administrasi Pusat)
  5. Creative Commons Indonesia: Ivan Lanin & Alifia Qonita Sudharto

Yayasan Lontar

  1. Tanya Torres
  2. Joy Wearne
  3. Hani Siti
  4. Wikan Satriati
  5. Shaily