Wikimedia Cipta Jakarta/Kelas menulis/Laporan

Dari Wikimedia Indonesia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
EnglishBahasa Indonesia


Ilustrasi kelas menulis oleh salah satu peserta - Kartika Sari

Kelas menulis Wikipedia Bahasa Indonesia untuk umum dilaksanakan untuk memenuhi antusiasme publik yang ingin mempelajari cara menyunting di Wikipedia. Wikimedia Indonesia telah menerima banyak email dari berbagai kalangan yang ingin meminta diadakannya kelas pelatihan Wikipedia. Tujuan lain dari proyek ini adalah menyediakan kesempatan kepada sukarelawan dari kelas proyek WMID untuk menjadi instruktur dan menyempurnakan materi komunikasi kelas menulis Wikipedia.

Tujuan proyek

Tujuan yang diharapkan:

  • Meningkatkan jumlah Wikipediawan baru dan Wikipediawan aktif di Wikipedia Bahasa Indonesia.
  • Mengidentifikasi sukarelawan peserta kelas proyek yang mampu mengorganisir suatu acara secara mandiri dan juga sumber daya manusia yang diperlukan.
  • Menguji materi komunikaasi untuk melatih editor yang berpotensi dari masyarakat umum.
  • Mengukur komunitas Wikipedia Bahasa Indonesia yang tertarik dalam program peningkatan gaya penulisan.
  • Mengukur partisipasi dari kontributor yang sudah ada di WBI, seberapa banyak yang mau membantu konrtributor baru dari kelas menulis ini.


Hasil yang dicapai setelah kelas menulis berakhir:

  • Pada bulan Juni 2011, jumlah Wikipediawan baru di WBI mencapai angka tertinggi sejak WBI dirintis pertama kali pada tahun 2003. Sebagian besar kelas menulis untuk umum ini diselenggarakan pada Juni 2011 (5 dari total 11 pertemuan).
  • Selama periode kelas menulis berlangsung (Mei-Juli 2011), jumlah Wikipediawan aktif di WBI relatif tinggi, di atas keadaan normal. Terutama di bulan Juni 2011, ketika jumlah peserta proyek ini lebih besar dibandingkan bulan Mei dan Juli 2011.
Hasil proyek secara statistik dilihat dari jumlah Wikipediawan baru
Hasil proyek secara statistik dilihat dari jumlah Wikipediawan aktif.
  • Ada empat orang sukarelawan dari kelas proyek yang secara mandiri dapat mengatur pelatihan yang mereka pimpin.
  • WMID menghasilkan materi komunikasi standar yang lebih baik daripada sebelumnnya untuk melatih peserta potensial dari kalangan umum.
  • Sebagian kontributor yang telah lama berada di Wikipedia Bahasa Indonesia merasa terkejut dan tidak siap menghadapi sejumlah besar wikipediawan baru yang mulai belajar menyunting pada waktu bersamaan. Wikipediawan baru cenderung membuat banyak kesalahan dalam menulis dan pada sebagian besar kasus, mereka menemukan kontribusi mereka telah dihapus. Salah satu cara termudah untuk melindungi Wikipedia memang dengan menghapus suntingan yang keliru secara langsung, namun hal itu menimbulkan kebingungan bagi wikipediawan baru. Komunikasi antara kontributor lama, panitia proyek, dan wikipediawan baru diperlukan untuk saling mengerti dan mencapai hasil yang terbaik.

Pelaksanaan

Kelas menulis ini dimulai pada bulan Mei dan berakhir pada Juli 2011 setelah kami mendapatkan pembelajaran dan pelatihan yang berharga. Pelatihan terbagi menjadi tiga tingkatan, yaitu:

  • Tingkat I: Pengenalan, pembuatan akun, dan menulis artikel baru dengan sumber yang sudah disediakan.
  • Tingkat II: Mempelajari cara membuat artikel lengkap, menyunting artikel yang kurang baik, dan pengkodean wiki.
  • Tingkat III: Dikusi mengenai kesulitan menulis di Wikipedia, pengenalan Wikimedia Indonesia dan proyek-proyek yang ada di bawahnya.

Jumlah total kelas menulis yang diselenggarakan adalah 11 pertemuan (3 di bulan Mei, 5 di bulan Juni, dan 3 di bulan Juli 2011). Terda[at 38 peserta yang menghadiri pelatihan tersebut dan peserta kelas tingkat pertama berjumlah lebih banyak dibandingkan kelas-kelas selanjutnya. Peserta memulai dengan artikel tertentu yang telah diberikan, kemudian mereka bebas untuk menulis artikel apapun yang sesuai dengan bidang ketertarikannya. Dalam setiap kelas, intruktur tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga melakukan pengawasan dan bimbingan terhadap artikel para peserta. Di tengah pelatihan ini berlangsung, sebanyak 17 mahasiswa/i dari Universitas Bina Nusantara meminta untuk bergabung dengan kelas menulis. Mereka memiliki tugas akhir dari dosennya untuk membuat satu artikel di Wikipedia Bahasa Indonesia.

Pembelajaran

Hasil yang telah berjalan dengan baik

  1. Sukarelawan dari kelas proyek terpacu untuk lebih percaya diri, terutama dalam bersosialisasi dengan peserta umum. Mereka juga lebih mandiri dalam mengorganisir suatu acara, mulai dari tahap perencanaan hingga evluasi.
  2. Wikimedia Indonesia membeli 5 modem USB sebagai sarana penunjang proyek kelas menulis. Modem tersebut sangat berguna dalam menciptakan kelas yang lebih efisien dan menanggulangi beberapa kesulitan yang dialami peserta karena laptop mereka tidak dapat menggunakan koneksi internet nirkabel yang tersedia (WMID tidak menyediakan komputer/laptop, hanya koneksi internet).
  3. Proyek ini dapat menarik kontributor potensial, mulai dari jurnalis, mahasiswa, dan pekerja profesional. Sebanayak 15% dari total peserta menyelesaikan tiga tingkatan pelatihan yang diberikan. Mereka berbagai masalah dan kesulitan yang dihadapi selama menyunting di Wikipedia dan memberikan masukan mengenai materi komunikasi yang disediakan.

Pelatihan menulis ini telah dirancang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Materi komunikasi sudah ok, untuk penyempurnaan dapat dikombinasikan dengan contoh artikel yang telah ditulis dengan bagus dan kesalahan-kesalahan yang biasa dihadapi. -Nurielh

Hasil yang kurang berjalan dengan baik

  1. Kehadiran mahasiswa yang hanya berniat menyelesaikan tugas mereka dengan cepat membuat kekacauan di salah satu kelas menulis. Panitia akhirnya memisahkan mereka ke dalam satu kelas khusus yang disebut "kelas titik didih".
  2. Pada awalnya, para instruktur merancang pertemuan tingkat tiga menjadi pengenalan cara bersosialisasi di Wikipedia melalui halaman pembicaraan, halaman dikusi, dan warung kopi. Namun, hal ini tidak bisa dilaksanakan karena peserta memerlukan waktu yang lebih lama untuk mempelajari pengetahuan wikipedia yang cukup sehingga dapat bergabung dalam diskusi yang sesungguhnya.
  3. Panitia berusaha keras mencari tempat yang cocok dengan budget yang terbatas. Keterbatasan dana untuk penyewaaan tempat membuat kelas menulis harus berganti tempat beberapa kali: mulai dari restoran yang mahal dengan internet yang bagus hingga kafe yang cukup terjangkau dari segi harga namun koneksi internetnya lambat. Terkadang, pelatihan menjadi kurang efisien karena peserta harus berpindah tempat untuk mendapatkan makanan atau ketika waktu penyewaan tempat sudah berakhir, namun mereka masih ingin berlatih menulis.
  4. Pada awalnya jarak waktu antar kelas yang satu dengan kelas selanjutnya dirancang untuk satu minggu, namunjumlah peserta yang tertarik terus menerus menurun. Kalaupun banyak yang menyatakan tertarik, sebagian tidak muncul pada hari penyelenggaraan. Akhirnya, panitia mengambil keputusan untuk mengumpulkan peserta terlebih dahulu dan meminta mereka menunggu lebih lama hingga jumlah minimum peserta mencukupi. Jarak waktu yang lebih lama ini membuat sebagian peserta potensial mengundurkan diri dari rangkaian pelatihan.
  5. Tiga peserta yang paling aktif di kelas menulis menyatakan bahwa kelas menulis ingin sangat berguna, namun mereka berhenti menyunting setelah proyek selesai karena berbagai alasan. Salah satunya dideskripsikan sebagai berikut:

Kami hanya memiliki sedikit waktu di sela-sela kesibukan kami dan bagi sebagian orang, menulis merupakan hal yang berat setelah membaca. Alasan mengapa saya berhenti menulis adalah kontributor yang ada hanya menyunting dan menghapus artikel pengguna baru tanpa memberikan arahan secara langsung. Tidak ada umpan balik dan diskusi yang dinamik dengan pengurus Wikipedia. -Bayu

Hal yang akan dirubah untuk ke depannya

  1. Akan lebih efektif untuk menyelenggarakan kelas menulis Wikipedia satu bulan sekali. Pada waktu menunggu kelas selanjutnya, instruktur harus mengawasi dan memonitor kemajuan para peserta.
  2. Sebagian mantan peserta dan institusi akademis tertarik mengundang WMID untuk menyelenggarakan pelatihan gratis di tempat mereka. Namun, karena keterbatasan SDM di WMID, penawaran tersebut belum bisa dijangkau. Ke depannya, kesempatan ini diharapkan menjadi langkah yang baik untuk menjangkau institusi akademik.