Wikipédia Menyang Sekolah/Laporan

Dari Wikimedia Indonesia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Wikipédia Menyang Sekolah Anggaran Laporan (Wikipédia Menyang Sekolah, Wikimedia+Education Conference 2019, Magang 2018-2019) Dokumentasi Aktivitas (Dokumentasi Aktivitas, Arsip Sem I) Laporan Penggunaan Dana


Wikipédia Menyang Sekolah.png

Wikipédia Menyang Sekolah adalah program pendidikan perdana yang diadakan oleh Wikimedia Indonesia dan bekerja sama dengan beberapa instansi pendidikan di Yogyakarta, Surakarta, Semarang, dan sekitarnya. Program ini mengintegrasikan pelatihan penyuntingan di Wikipédia Jawa dengan kurikulum dari instansi-instansi pendidikan yang dituju.

Kegiatan

Wikipédia Menyang Sekolah (WMS) melaksanakan kegiatan proyek APG 2018 yang berhasil diselenggarakan di 3 instansi, yaitu Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). Penyelenggaraan WMS ini terdiri dari 3 tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi&laporan yang semuanya dijalankan oleh sukarelawan di bawah pengarahan Nur Rahmi Nailah selaku Koordinator Proyek.

Semester I

Semester I dari proyek WMS ini berjalan dari bulan Juli 2018-Januari 2019. Tahap persiapan WMS dilakukan dari bulan Juli-November 2018. Di antara kegiatan-kegiatan yang termasuk dalam tahap persiapan yaitu rapat koordinasi rutin dengan sukarelawan untuk menentukan instansi yang dituju, penentuan linimasa program WMS, persiapan artikel yang akan ditulis oleh peserta pelatihan serta materi presentasi yang akan disampaikan ketika program berlangsung, koordinasi dengan instansi pendidikan sasaran termasuk penandatanganan Nota Kesepahaman (NK) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan instansi tujuan, serta pelatihan untuk para sukarelawan yang nantinya akan berangkat melatih di instansi-instansi sasaran. Di akhir bulan November 2019, dimulai tahap pelaksanaan untuk Jurusan Pendidikan Bahasa Daerah, Fakultas Bahasa dan Seni, UNY, yaitu pertemuan rutin yang berlangsung hingga pertengahan bulan Januari 2019 serta pemberian tugas rumah kepada mahasiswa peserta pelatihan. Setelah itu diadakan evaluasi dengan pihak UNY dan pelaporan kegiatan kepada pihak UNY dalam bentuk penyerahan nilai tugas WMS.

Semester II

Semester II dari proyek WMS ini berjalan dari bulan Februari 2019-Juni 2019. Tahapan yang dilaksanakan di semester II meliputi tahap perencanaan yang meliputi koordinasi dengan instansi, serta penandatanganan NK&PKS dengan instansi-instansi sasaran, serta tahap pelaksanaan WMS yang diselenggarakan di 2 instansi, yaitu di rogram Studi Pendidikan Bahasa Jawa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, UNS serta di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah, Fakultas Bahasa dan Seni, UPGRIS. Yang termasuk dalam tahap pelaksanaan di antaranya adalah pelatihan rutin selama 5 kali di masing-masing instansi, serta pemberian tugas rumah kepada mahasiswa peserta pelatihan. Program WMS di kedua instansi tersebut ditutup dengan mengadakan evaluasi dengan masing-masing instansi serta melaporkan nilai tugas yang didapat oleh mahasiswa.

Hasil yang dicapai

Semester I

  • 1 instansi
  • 63 akun pengguna baru terdaftar
  • 49 artikel baru

Silakan klik pranala berikut untuk melihat rincian hasil yang dicapai dari program WMS di UNY.

Semester II

  • 2 instansi
  • 62 akun pengguna baru terdaftar
  • 192 artikel baru

Silakan klik pranala berikut untuk melihat rincian hasil yang dicapai dari program WMS di UNS.

Silakan klik pranala berikut untuk melihat rincian hasil yang dicapai dari program WMS di UPGRIS.

Evaluasi dan pembelajaran

Beberapa hal yang perlu dievaluasi dan dijadikan pembelajaran dari Proyek WMS APG 2018 baik Semester I maupun Semester II, yaitu:

  • Perlu adanya komunikasi dan koordinasi yang lebih jelas dan efektif antara Wikimedia Indonesia dengan instansi pendidikan sasaran, terutama dengan dosen pengampu mata kuliah yang dimasuki program WMS, karena tanpa dukungan penuh dari instansi pendidikan terutama dosen pengampu mata kuliah tersebut, maka program WMS tidak akan dapat berjalan dengan baik. Contohnya, dengan memberitahukan kepada dosen pengampu untuk memberi kata pengantar di pertemuan pertama, dan hadir di kelas selama pertemuan berlangsung untuk menjada suasana kelas agar kondusif. Selain itu juga mendorong mahasiswa/mahasiswi peserta pelatihan untuk mengerjakan tugas secara mandiri. Perlu ditekankan bahwa walaupun penyelenggara program adalah Wikimedia Indonesia dan yang masuk ke kelas untuk melatih adalah sukarelawan WMS, tetapi tanggung jawab dan wewenang di kelas tetap ada pada dosen pengampu.
  • Linimasa perlu dibuat lebih jelas, baik linimasa umum, maupun linimasa spesifik di tiap instansi, hal ini juga untuk mempermudah pembagian jadwal sukarelawan.
  • Perlu adanya pembagian jadwal sukarelawan yang lebih jelas dan adil, untuk menghindari adanya tabrakan jadwal. Sukarelawan juga diharapkan bisa berkomitmen lebih dalam membantu proyek WMS.